Rachmawati Soekarnoputri Pedas Lagi, “MPR Kayak Macan Ompong Sejak Zamannya Megawati”

Rachmawati Soekarnoputri
Rachmawati Soekarnoputri

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wakil Ketua Umum dan Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri menyampaikan kriteria calon ketua MPR RI harus mampu mengetahui visi dan misi bangsa Indonesia.

“Sama ya, kalau saya ditanya kriteria pimpinan MPR ya tentu secara normatif itu harus jujur, adil dan yang paling penting mengetahui visi misi untuk bangsa dan negara ke depan,” ungkap Rachmawati di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Senin (12/8).

Anak Presiden RI pertama ini mempertanyakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) MPR yang saat ini telah melenceng dari UUD dan menganggap MPR sebagai macan ompong, memiliki kekuasaan namun tidak bisa berbuat apa-apa.

“Dari awak media kan tahu bahwa MPR kita ini kalau saya umpamakan ibarat sebagai macan ompong karena setelah diamandemen sebanyak empat kali pada tahun 2001, Zamannya Megawati waktu itu,” paparnya.


Pada pemerintahan Megawati Soekarnoputri di tahun 2002, kata Rachma, fungsi MPR berubah total. MPR bukan lagi dianggap sebagai lembaga tertinggi negara yang bisa membuat GBHN. MPR sendiri memiliki tupoksi yang tidak jelas.

“Nah ini sekarang enggak jelas apakah kriteria dari MPR sendiri ini di dalam bentuk ketatanegaraan kita ini dwikameral apa sistemnya trikameral
atau monokameral karena MPR sekarang ini boleh dikatakan enggak jelas ya ada di sini ada di DPR ada DPD dan masing-masing itu seperti sejajar,” jelasnya.

“Jadi itu menjadi pertanyaan yang sangat besar apakah masih mau dipertahankan sistem ketatanegaraan kita yang enggak jelas, enggak jelas tupoksi ataupun kedudukannya MPR ini apa,” tambahnya.

Menurutnya, tupoksi dan kedudukan MPR harus dikembalikan sesuai dengan UUD 45.

“Menurut saya gol besar yang harus dilakukan Ketua MPR nanti adalah kembali ke UUD 45 jadi fungsi dari MPR itu akan kembali seperti dulu. Enggak kayak sekarang kita bingung ya MPR ini bukan kepala tinggi negara lho,” tandasnya.

(sta/rmol/pojoksatu)