Pasca Penembakan Sesama Polisi di Depok, Polri Buat Aturan Baru Pemegang Senpi Bagi Anggota

penembakan, wakapolres lombok tengah
Ilustrasi penembakan

POJOKSATU.id, JAKARTA- Pasca peristiwa penembakan sesama polisi di Depok, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono akan membuat aturan baru kepada anak buahnya terhadap kememikan atau pemegang senpi.


Aturan itu, nantinya akan dievaluasi oleh masing- masing satuan di Jajaran Polda Metro Jaya.

“Nah, terhadap anggota yang di Polda Metro Jaya saya sampaikan kepada satuannya masing- masing untuk mengevaluasi kembali kepada pemegang senjata api ini khususnya dalam pemeriksaan psikologinya,” ungkap Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/8).

Gatot menyebut, alasan pihaknya membuat aturan memperketat kepada anggota pemegangan senpi. Mengingat psikologi anggota di lapangan terkadang emosional.


Karena itu, aturan pemeriksaan psikologi itu akan diberlakukan kepada anggota yang hendak memegang senpi.

“Dan siapa- siapa yang memegang senpi itu sesuaikan dengan peraturan yang ada. Dan itu yang sudah dilakukan oleh semua jajaran kita,” ungkapnya.

“Untuk yang dilaksanakan sudah benar. Sehingga anggota itu tidak emosional. Kita akan evalusi itu,” bebernya.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan psikologi, Brigadir Rangga Tianto, penembak Bripka Rahmat Efendy. Hasilnya menunjukan jika tersangka tidak ada gejala gangguan kejiawaan.

“Pelaku sudah kita lakukan pemeriksaan kejiwaan. Hasil┬ásementara yang bersangkutan normal,” beber Gatot.

(fir/pojoksatu)