Bule yang Cebok Pakai Air Suci Pura di Bali Minta Maaf, Niluh Djelantik: Pembohong dan Benalu

Sepasang bule yang menggunakan tirta suci di sebuah Pura di Bali untuk cebok akhirnya minta maaf setelah videonya viral
Sepasang bule yang menggunakan tirta suci di sebuah Pura di Bali untuk cebok akhirnya minta maaf setelah videonya viral

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pasangan bule, Sabina Dolezalova dan Zdenek Slouka diduga asal Republik Ceko (sebelumya ditulis Rusia) akhirnya meminta maaf atas kelakuan tidak terpuji keduanya.


Kedunya merekam kelakuan kurang ajar saat menggunakan tirta suci dari pelinggih sebuah Pura di Ubud, Bali, dan diunggah melalui Insta Story akun @sabina_dolezalova_ifbb.

Niluh Djelantik yang sangat geram dengan kelakuan keduanya itu lantas mengunggah tangkapan layar pembicaraan melalui akun Instagram.

Selain itu, ia juga menyertakan foto surat pernyataan permintaan maaf keduanya di atas materai.


“Semoga Bali bisa tetap menjaga kehormatan dan martabatnya,” tulis designer internasional asal Bali itu, Senin (12/9/2019) dini hari.

Ia pun berharap, bahwa permintaan maaf keduanya itu benar-benar tulus dan sadar kesalahan yang sudah mereka perbuat.

“Karena sesungguhnya kedua manusia ini yaitu @sabina_dolezalova_ifbb dan @zdenekslouka adalah pembohong dan benalu bagi tanah kelahiranku,” kecam Niluh.

Ia menyatakan, orang Bali berjiwa besar dan pemaaf.

“Seandainya aku mengetahui kejadian ini lebih awal, kupastikan mereka tak akan bisa mengelabui para penglingsir adat yang kusayangi dan kuhormati,” lanjutnya.

“Secara adat mungkin kalian anggap urusan ini selesai. Seperti katamu, ‘we already fix the problem’,” katanya.

Akan tetapi, Niluh menegaskan tak akan menganggap masalah itu benar-benar selesai dengan hanya pernyataan di atas materai.

Ia pun memastikan, jika Sabina Dolezalova dan Zdenek Slouka melakukan kesalahan lagi, dirinya tidak akan tinggal diam.

“Tapi kalau ternyata kalian menyalahgunakan ijin tinggal kalian, aku tak akan tinggal diam,” tegasnya.

“Air mataku menetes. Bali, kan terus kujaga hingga akhir hayatku nanti,” tutupnya.

Sebelumnya, Niluh Djelantik mengunggah tangkapan layar komen warganet yang menyanggah bahwa keduanya mengaku tidak bahwa Pura adalah tempat yang disucikan.