Video Habib Rizieq Pimpin Doa Pemakaman Mbah Moen, Ini Penjelasan PA 212

Habib Rizieq Shihab di antara pelayat dalam pemakaman KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen di Mekkah. Foto net
Habib Rizieq Shihab di antara pelayat dalam pemakaman KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen di Mekkah. Foto net

POJOKSATU.id, JAKARTA – Habib Rizieq Shihab menjadi salah satu tokoh yang ikut melayat KH Maimoen Zubair di Mekkah, Arab Saudi.


Tak hanya itu, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu juga ikut mengantarkan jenasah Kiai kharismatik ke peristirahatan terakhirnya, Selasa (6/8/2019) siang waktu setempat.

Selain itu, Rizieq juga memimpin doa pemakaman almarhum. Hal itu sebagaimana diunggah akun @dpplif.


“Pembacaan Doa Habib rizieq syihab di Ma’la saat proses pemakaman Kh. Maimun Zubair,” demikian caption yang disematkan dalam unggahan tersebut.

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit tersebut, tampak Rizieq berada di tengah-tengah para pelayat sedang melantunkan doa.

Dikonfirmasi, Ketua Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Maarif membenarkan video tersebut.

“Iya benar. Jadi kan yang talkin Habib Hanif menantu HRS dan yang berdoa HRS,” katanya.

Slamet menuturkan, hadirnya Rizieq dalam proses pemakaman Mbah Moen itu adalah murni inisiatif pribadi.

Menurutnya, Rizieq adalah sosok yang sangat menghormati ulama dan memuliakan Mbah Moen.

“HRS kan sangat menghormati dan memuliakan ulama, apa lagi Mbah Moen, ulama senior NU,” ucapnya.

Hal itu dibuktikan dengan kedatangan Rizieq dalam pemakaman almarhum di Tanah Suci.

“Dengan sendirinya beliau datang untuk takziah sampai mengantarkan ke pemakaman. Bahkan, memimpin doa di sana,” tutupnya.

Diberitakan PojokSatu.id sebelumnya, Wakil Sekjen PPP Achmad Baidhowi mengungkap, dirinya kali terakhir bertemu dan berbincang dengan Mbah Moen dua hari lalu.

Saat itu, Kiai kharismatik itu sama sekali tak menunjukkan gejala sakit apapun.

“Dua hari lalu saya masih sempat sowan beliau dan masih sehat walafiat
,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (6/8).

Kepergian ulama itu, kata Baidhowi, merupakan kehilangan yang sangat besar.

“Kami sangat kehilangan, sangat kehilangan,” lanjutnya.

Baidowi mengungkap, Mbah Moen sempat berpesan soal persatuan bangsa.

“Menjaga persatuan bangsa,” ungkapnya.

Ketua Majelis Syariah PPP itu juga disebut berpesan kepada partai agar terus menyerukan kebaikan.

“PPP harus tetap berjuang untuk amar ma’ruf dan nahi munkar, juga tentang ekonomi umat Islam Indonesia,” jelas Baidowi.

Tak hanya itu, ulama asal Rembang itu juga berpesan agar seluruh umat Islam terus mempererat ukhuwah.

“Meminta kami untuk terus merawat ukhuwah, agar tunduk pada ajaran Islam serta patuh pada aturan UU,” tuturnya.

https://twitter.com/dpplif/status/1158703170249527297

(ruh/pojoksatu)