Jarah Mobil Polisi, Pelaku Curas Baku Tembak Dengan Polisi

Ilustrasi Tembakan
Ilustrasi Tembakan

POJOKSATU.id, JAKARTA- Lolosnya DPO curas yang hendak disergap di depan Mapolsek Terbanggibesar, Lampung Tengah, Minggu (4/8), sekitar pukul 16.30 WIB, membuat publik bertanya-tanya.


Kasatreskrim Polres Lamteng AKP Yuda Wiranegara menjelaskan kronologis upaya penangkapan sore itu.

Menurut Yuda, pihaknya mendapat informasi ada DPO sedang berada di wilayah Bandarjaya.

DPO mengendarai mobil Honda Jazz warna putih BE 2223 NN. “Ketika melintas di Jalan Proklamator Raya, Bandarjaya, tepatnya di depan Mapolsek Terbanggibesar, dihentikan anggota yang berjumlah empat orang mengendarai Toyota Avanza warna hitam BE 1339 GS,” katanya.


Setelah itu, kata Yuda, anggota turun dari mobil langsung mencoba memegang pelaku. “Pelaku melawan dan mengeluarkan senpi hingga terdengar suara tembakan. Dari empat anggota, hanya dua orang yang memegang senpi. Terjadilah baku tembak. Pelaku bertahan di dalam mobil hingga anggota kehabisan amunisi lari ke Mapolsek Terbanggibesar meminta amunisi,” ujar Kasat.

Ketika anggota mengambil amunisi di Mapolsek Terbanggibesar, kata Yuda, pelaku memanfaatkannya untuk membawa kabur mobil anggota ke arah Tulangbawang. “Mobil anggota dijarah ketika anggota mengambil amunisi di Mapolsek Terbanggibesar. Pelaku kabur ke arah Tuba. Kita temukan mobil ditinggalkan di area perkebunan,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata Yuda, pihaknya melakukan penyisiran dengan mengikuti jejak darah pelaku hingga ke area kebun PT GGF Humasjaya. “Kita telusuri hingga area perkebunan nanas PT GGF Humasjaya tidak ditemukan. Pelaku juga melompat ke jalan tol yang belum digunakan hingga kehilangan jejak,” bebernya.

Bahkan, anjing pelacak pun kehilangan jejak. “Tapi, kita temukan jam tangan, dompet, silet, buah nanas sudah dikupas, serta pakaian pelaku yang bolong di bagian dada dan perut penuh bercak darah,” katanya.

Sekarang ini, kata Yuda, pihaknya masih memburu pelaku dengan membagi dua tim. “Tim pertama tetap mencari di area perkebunan. Tim kedua mencari informasi di perkampungan-perkampungan terdekat, klinik, dan rumah sakit,” ungkapnya.

Sedangkan Dirkrimum Polda Lampung Kombes M. Barly Ramadany menyatakan ada 11 personel Polda Lampung dan anjing pelacak diturunkan untuk mengejar pelaku. “Kita hanya mem-backup jajaran Satreskrim Polres Lamteng,” katanya di Mapolres Lamteng.

Ditanya target, Barly menyatakan secepat mungkin. “Pokoknya secepat mungkin segera ditangkap,” tegasnya.

Dalam identifikasi Polres Lamteng di mobil pelaku yang masih berada di Mapolsek Terbanggibesar ditemukan dua butir timah panas, sisa minuman Sampurna botol kecil, minuman M150, air mineral, tisu bekas mengelap darah, bukti transfer kepada seseorang, CD, dan rokok.

Terdapat bekas tembakan di bagian kap mobil yang tak tembus, kaca belakang, samping, dan bagian belakang. Bercak darah juga ada di bagian jok mobil.

Berita sebelumnya. Baku tembak antara polisi dan pelaku kriminal terjadi di depan Mapolsek Terbanggibesar, Lampung Tengah, Minggu (4/8), sekitar pukul 16.00 WIB. Sayangnya, saat itu pelaku berhasil lolos dari kejaran polisi meski terluka.

Kapolsek Terbanggibesar AKP Riki Ganjar Gumilar membenarkan peristiwa baku tembak di depan mapolsek. “Iya, baku tembak anggota Tekab 308 Polres Lamteng di depan mapolsek,” katanya.

(dhe/pojoksatu)