Nur Aeni dan Selingkuhan Bersimbah Darah, Ternyata Hamil 3 Bulan

Nur Aeni dan Rofi'i bersimbah darah di kamar lantai 2
Nur Aeni dan Rofi'i bersimbah darah di kamar lantai 2

POJOKSATU.id, SIDOARJO – Ibu muda, Nur Aeni (25) dibacok saat menerima tamu yang diduga selingkuhannya, M Rofi’i (28) di rumahnya, Senin (29/7/2019).


Akibatnya, Nur Aeni bersimbah darah. Ibu dua anak itu sekarat dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Sedangkan pria yang diduga selingkuhannya, Rofi’i meregang nyawa. Rofi’i tewas di lokasi kejadian.


Peristiwa berdarah itu terjadi di kamar lantai dua rumah Nur Aeni di Jalan Brigjen Katamso 3, RT 26/6, Dusun Bangonpoh, Desa Kedung Rejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur sekitar pukul 16.30 WIB.

Insiden itu terjadi hanya beberapa jam setelah suami Nur Aeni, Lukman (30) pulang kampung ke Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur.

Lukman membawa serta dua anaknya yang masih kecil. Hanya Nur Aeni yang tinggal di Sidoarjo.

Saat suami dan anak tidak ada, ibu muda yang akrab disapa Eni itu menerima Rofi’i di rumahnya.

Para tetangga tak mengetahui kapan dan lewat mana Rofi’i masuk rumah. Mereka menduga Rofi’i masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang.

Namun kedatangan Rofi’i diduga diketahui oleh IS (37) dan SA (35). Keduanya adalah keluarga Lukman, suami Eni.

IS dan SA diduga sebagai pelaku pembacokan hingga menewaskan Rofi’i. Keduanya masih diburu polisi.

Informasi yang beredar, Nur Aeni sedang mengandung anak ketiha. Usia kandungannya sudah tiga bulan.

“Eni hamil tiga bulan. Anaknya dua, masih kecil. Pertama 7 tahun, kelas 2 SD. Anak keduanya belum sekolah,” ucap warga setempat.

Kasus pembunuhan itu pertama kali diketahui oleh pembantu di rumah korban. Ia langsung berteriak minta tolong.

“Pembantunya teriak minta tolong ke warga. Warga pun lantas segera berdatangan,” ujar Pawi, Ketua RT 26 RW 6 Dusun Balongpoh.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi kejadian.

“Lokasi kejadian saat ini ditutup untuk umum dan dipasang garis polisi. Dua orang saksi, di antaranya pembantu korban dan adik korban diamankan di Mapolsek untuk dimintai keterangan, berikut sejumlah barang bukti yang ditemukan polisi di lokasi kejadian,” kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.

(one/pojoksatu)