Beredar Undangan Deklarasi Budi Gunawan dan Tito, Capres-Cawapres 2024

Kepala BIN Budi Gunawan dan Kapolri Jendral Tito Karnavian
Kepala BIN Budi Gunawan dan Kapolri Jendral Tito Karnavian

POJOKSATU.id, JAKARTA – Media sosial diramaikan dengan beredarnya undangan deklarasi Budi Gunawan dan Tito Karnavian sebagai capres-cawapres 2024 mendatang.


Dalam undangan yang tersebar di media sosial itu, disebutkan bahwa Budi Gunawan sebagai capres dan Tito sebagai cawapresnya.

Undangan tersebut mencantumkan nama ‘Forum Pemuda NKRI (FPN), sebagai pihak yang akan menggelar deklrasi dukungan kepada kedua jendral polisi tersebut.

Disebutkan, informasi yang beredar di kalangan wartawan itu, deklrasi akan dilakukan FPN di Gado-gado Boplo Menteng, Jakarta Pusat, hari ini, Selasa (30/7/2019).


Disebutkan dalam undangan deklarasi, BG telah berhasil menginisiasi pertemuan antara Jokowi-Prabowo lalu Megawati-Prabowo.

Pertemuan tersebut membuat isu perpecahan pasca pilpres redup.

Sementara keberhasilan Tito terlihat dalam menjaga situasi kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama gelaran Pilkada 2017, 2018 hingga Pemilu 2019.

Capaian kedua jenderal polisi itu menurut FPN patut diapresiasi dan layak diusung menjadi Calon Presiden dan Caon Wakil Presiden periode 2024-2029.

Sebelumnya, juga pernah beredar undangan deklarasi serupa pada awal Juli 2029 lalu.

Budi Gunawan yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) didapuk sebagai capres dengan didampingi Tito sebagai cawapresnya.

Undangan yang juga beredar di jejaring media sosial itu mengatasnamakan ‘Gerakan Peduli Indonesia Bersih (GPIB)’.

Kelompok ini menggunakan hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA sebagai rujukan untuk menggelar deklarasi dukungan

“Kemunculan nama BG dan Tito didasari kinerja kedua tokoh tersebut,” tulis undangan itu.

Disebutkan bahwa deklarasi akan digelar pada hari Sabtu, 7 Juli 2019 pukul 11.00 WIB, di Bakoel Koffie, Jalan Cikini, Jakarta Pusat.

Adapun agenda tunggal kegiatan seperti tertulis dalam ‘undangan’ adalah ‘Deklarasi dukung Tito-BG di 2024’.

Undangan itu sendiri cukup tampak mencurigakan.

Pertama, tidak dijelaskan secara spesifik siapa nara hubung kelompok itu sehingga tidak dapat mengkonfirmasi lebih lanjut.

Kedua, keterangan hari dan tanggal di dalam undangan juga tidak berkorelasi.

Tanggal 7 Juli 2019 jatuh pada hari Minggu. Sementara hari Sabtu jatuh pada tanggal 6 Juli 2019.

(rmol/ruh/pojoksatu)