Prabowo Ditinggalkan Pendukungnya Jika Tidak Ikuti Sandi dan Rachmawati

Megawati dan Prabowo masak bareng pada 7 Juli 2009. (Totok Wijayanto/Kompas).
Megawati dan Prabowo masak bareng pada 7 Juli 2009. (Totok Wijayanto/Kompas).

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dinilai akan ditinggalkan oleh pendukungnya, apabila memilih ngotot bergabung kedalam Koalisi Indonesia Kerja.

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengamati indikasi menguatnya Prabowo dengan gerbong Gerindra masuk dalam koalisi pemerintahan Jokowi, Minggu (28/7).

“Potensial ditinggal pendukungnya. Pendukung yang kecewa itu bisa apatis ke politik mungkin pula pindah ke lain hati,” tutur Adi, Minggu (28/7).

Menurut Dosen UIN Ciputat ini, kecenderungan sebagian besar pendukung Prabowo sangat ingin Prabowo dan anggota koalisinya tetap solit berada diluar pemerintahan.


Mereka, kata Adi, ingin ada kekuatan penyeimbang dalam mengawal pemerintahan periode kedua Jokowi.

“Selain sebagai penyeimbang yang kredibel, Prabowo bisa tetap mempertahankan ceruk pemilihnya. Pernyataan Sandi yg viral dan sikap konsisten Rachmawati yang tetap kritis sekedar contoh kecil dari sekian banyak kubu prabowo yang ingin tetap oposisi,” tukasnya.

(sta/rmol/pojoksatu)