Sutopo Purwo Meninggal, Begini Respon Gerindra

Momen saat Sutopo Purwo Nugroho bertemu dengan idolanya, Raisa
Momen saat Sutopo Purwo Nugroho bertemu dengan idolanya, Raisa

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kabar Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia menjadi kabar yang cukup mengejutkan di tanah air.


Sejumlah pihak pun menyatakan rasa duka mendalam atas berpulangnya sosok yang selalu menjadi sumber informasi dan jujugan setiap kali ada bencana di Indonesia itu.

“Kami ucapkan innalillahi wa inna ilaihi rajiun,” kata Wakil Sekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade kepada wartawan di Jakarta, Minggu (7/7/2019).

Menurut Andre, Sutopo adalah sosok yang selalu memiliki semangat bekerja yang tinggi, kendati kanker paru-paru terus menggerogotinya.


Karena itu, mantan Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu menganggap alamarhum sebagai sosok pejuang kemanusiaan.

“Beliau bukan hanya seorang yang memberi informasi soal bencana alam dan segala hal, tetapi beliau juga pejuang kemanusiaan,” tuturnya.

“Bagaimana beliau kerja melayani masyarakat, beliau juga berjuang melawan kanker yang dihadapinya,” lanjut Andre.

Politisi asal Sumatera Barat itupun yakin Indonesia bakal merindukan sosok Sutopo yang semasa hidup telah menginspirasi semua anak bangsa.

“Ini menunjukkan betapa Indonesia kehilangan sosok beliau yang teladan, baik, bagaimana penyakit tidak menggangu kerja beliau,”

“Saya rasa sosok Sutopo, sosok yang baik bagi bangsa dan harus menjadi teladan baik bangsa,” ucap dia.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mendoakan almarhum agar segala amal dan ibadah Sutopo diterima Allah SWT.

“Mari doakan semoga beliau husnulkhatimah dan mendapatkan surga di sisi Allah SWT,” pungkas dia.

Untuk diketahui, Sutopo Purwo Nugroho meninggal di Tiongkok usai menjalani perawatan intensif pada Minggu (7/7) pukul 01.00 waktu setempat.

Kepergian Sutopo dipastikan lewat penjelasan Direktorat Pengurangan Risiko Bencana (PRB)-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) via akun twitter resminya.

“#SelamatJalanPakSutopo Terima kasih banyak untuk dedikasinya dalam mengabarkan kejadian bencana dan edukasi kebencanaan untuk masyarakat agar #SiapUntukSelamat,” tulis admin akun @PRB_BNPB.

Sutopo diketahui sudah cukup lama menderita kanker paru, divonis dokter sekitar Januari 2018.

Walau sakitnya semakin parah, Sutopo tetap dikenal sebagai pekerja keras, selalu melayani pertanyaan wartawan tentang situasi terkini jika ada bencana di Indonesia.

Bahkan beberapa waktu sebelum akhir hayatnya beliau masih sempat memberikan informasi peristiwa bencana melalui akun media sosialnya.

Ada dua hal yang menjadikan Sutopo berpulang dengan tenang tersebab penyakit kankernya.

Sutopo sempat menginginkan bertemu dua idola dalam hidupnya yakni berjabat tangan langsung dengan Presiden Jokowi dan bertemu penyanyi idolanya, Raisa.

Keinginannya itu bahkan sampai menjadi trending topic di media sosial dan berhasil mewujudkannya bertemua dua idola yang dikaguminya itu.

(ruh/pojoksatu)