Yorrys Sebut 4 Nama Calon Ketum Golkar, Jangan Harap Dua Periode!

Politisi Golkar, Yorrys Th Raweyai, calon ketua golkar
Politisi Golkar, Yorrys Th Raweyai.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Politisi senior Golkar Yorrys Th Raweyai membeberkan empat nama yang punya peluang jadi ketua umum Partai Golkar. Di samping itu, ia mendesak Ketua Umum DPP Partai Golkar saat ini, Airlangga Hartarto segera menggelar musyawar nasional luar biasa (Munaslub) menentukan ketum baru.


Yorrys juga meminta Airlangga untuk segera menentukan sikap politik apakah memilih meneruskan karirnya menjadi Menteri Perindustrian atau kembali mencalonkan diri sebagai ketum Golkar.

Demikian disampaikan Yorrys usai menjadi pembicara diskusi publik bertajuk “Beringin Bergoyang Lagi?” di kawasan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2019).

“Golkar kedepan harus berpikir 2024 mau jadi apa. Tapi dia (Airlangga) memang sekarang sebagai menteri dan ketum. Itu mejadi dua hal yang perlu dipikirkan,” kata Yorrys dikutip Pojoksatu.id dari Rmol.


Dia menilai sikap tegas dari Airlangga sangat dibutuhkan oleh kader partai untuk melanjutkan kaderisasi dan konsolidasi internal. Sebab, sejumlah nama potensial yang layak menjadi ketum sudah banyak bermunculan.

Sebut saja, Bambang Soesatyo yang saat ini menjadi ketua DPR, Agus Gumiwang yang saat ini menjabat Menteri Sosial, Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali, Ketua Komisi III DPR Azis Syamsuddin dan masih banyak lagi kader lainnya.

“Kita tinggal bicara saja, kita akomodir saja, itu kan ada Bambang Soesatyo, Azis Syamsuddin, Agus Gumiwang, Zainudin Amali. Banyak kader Golkar yang bagus dan kita bisa angkat mereka. Ini (mereka) tokoh yang kenyang akan pengalaman,” ujar Yorrys.

Lebih lanjut, Yorrys menyarankan sebagai senior di partai berlambang beringin, agar Airlangga segera mengeksekusi Munaslub Golkar dalam waktu dekat. Jika tidak, dia menegaskan siap pasang badan untuk menentangnya.

“Masa partai begini dia ingin kuasai. Ini partai terbuka jadi dia enggak boleh dua kali. Kalau ada yang bercita-cita untuk mau dua kali. Saya akan berdiri paling depan untuk melawannya,” tukasnya.

Selain Yorrys Raweyai, pembicara lain diskusi publik “Beringin Bergoyang Lagi?” adalah, pengamat politik senior Salim Said dan peneliti Perludem Heroik M. Pratama.

Pada kesempatan yang sama, pengamat politik dari Universitas Indonesia Salim Said juga menyebut partai Golkar tidak pernah terjadi ketua umumnya menjabat dua periode pada masa kepemimpinannya. Sejak lama, perinsip tersebut sudah ditanamkan oleh para pendahulu partai Golkar.

“Golkar itu tidak pernah ketuanya dua kali. Itu sudah ditanam oleh Orde Baru (Orba),” kata Salim Said.

Salim mengatakan, bukan tanpa alasan para pendahulu partai berlambang beringin itu menerapkan tradisi demikian. Menurut Salim, partai Golkar memiliki sejarah yang panjang sejak berdirinya hingga saat ini.

“Itu ada logika seperti itu di Golkar. Tradisi Golkar memang seprti itu (tidak pernah Ketua Umumnya dua kali menjabat). Ada alasannya, yaitu untuk menduduki kursi-kursi DPR, MPR,” ungkap Pengamat Politik Senior ini.

(rmol/fat/pojoksatu)