Kisah Cinta SBY-Ani Yudhoyono, Cinta Sejati dari Asrama Akmil

ani yudhoyono
Ani Yudhoyono didampingi SBY selama proses penyembuhan di Singapura.

POJOKSATU.id, BOGOR – Kritiani Herawati atau Ani Yudhoyono sudah tak lagi ada di sisi Susilo Bambang Yudhoyono SBY. Ibu Negara keenam RI itu meninggal setelah melawan kanker darah sejak Februari lalu.


SBY pun menjadi sosok yang tak pernah beranjak di sisi Ani Yudhoyono. Mulai dari sejak awal menjalani perawatan, sampai akhirnya mengantarkannya ke peristirahatan terakhir.

Keduanya kali pertama bertemu dan berkenalan di kompleks Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.

Di mata SBY, Ani, sapaan akrabnya, adalah istri yang tak pernah lelah memberikan semangan sekaligus ibu yang sukses membangun karakter anak-anak mereka.


Sementara di mata Ani, SBY adalah seorang taruna Akademi Militer (Akmil) yang dinilainya sangat dewasa.

Foto cantik Ani Yudhoyono saat masih muda 1
Bagi Ani, taruna berpostur jangkung itu memiliki keistimewaan di usia yang masih tergolong muda. Tak hanya sopan dalam bertutur dan bertindak.

“Saya melihat dia (SBY) dewasa sekali,” ujar Ani, seperti dikutip dalam buku SBY Sang Demokrat karya Usamah Hisyam dkk.

Ani juga mengungkap, SBY menjadi taruna muda berprestasi di angkata 1973 itu. Dia menjadi komandan Divisi Korps Taruna, sebuah jabatan mentereng di kalangan taruna.

Usai berkenalan, bunga-bunga cinta pun memenuhi relung hati keduanya, hingga akhirnya SBY dan Ani bertunangan pada Februari 1974 dan menikah kemudian pada 30 Juli 1976.

Foto cantik Ani Yudhoyono saat masih muda 1
Didampingi Ani, karir kemiliteran SBY berjalan cukup baik dengan menduduki sejumlah jabatan penting.

Di antaranya Panglima Kodam III/Sriwijaya, Kepala Staf Teritorial TNI sampai memasuki kabinet dengan menduduki jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan serta Menteri Pertambangan dan Energi.

Karir pria kelahiran Pacitan, Jawa Timur, 9 September 1949 itu mencapai puncaknya dengan menjadi Presiden Republik Indonesia (RI) dua periode, 2004-2009 dan 2009-2014.

Perempuan yang menjadi ibu dari dua putra SBY itu menjadi sosok penting dalam capaian karir SBY.

Dalam buku biografi ‘Kepak Sayap Putri Prajurit’ yang ditulis Alberthiene Endah, SBY menyebut sang istri sebagai perempuan tangguh.

Foto cantik Ani Yudhoyono saat masih muda
Foto cantik Ani Yudhoyono saat masih muda

Ani setia mendampingi di asrama tentara pada awal-awal pernikahan hingga menjaga anak-anak di Kota Dili ketika peristiwa Timor Timur pecah.

“Situasi yang tidak mudah untuk kaum perempuan,” ujar SBY di buku terbitan 2010 tersebut.

Di mata kerabat, perjalanan cinta SBY-Ani dari pacaran sampai berumah tangga nyaris tanpa cacat. Bahkan, sekali pun tak pernah terdengar mereka bertengkar soal urusan rumah tangga.

“Mungkin karena Bu Ani orangnya pinter ngemong,” ucap salah seorang kerabat Ani yang enggan namanya disebut saat ditemui Jawa Pos (grup PojokSatu.id) di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, tadi malam.

Ani adalah putri Sarwo Edhie Wibowo. Saat SBY menjadi taruna, Sarwo yang berpangkat Mayor Jenderal adalah Gubernur Akmil.

Foto cantik Ani Yudhoyono saat masih muda
Jadi, bisa dibayangkan ‘risiko; yang harus dihadapi SBY muda saat memulai mendekati Ani. Apalagi, dia hanya anak seorang tentara berpangkat Letnan, Soekotjo.

Ani, sebagaimana diceritakan dalam buku ‘SBY Sang Demokrat’, kerap menyambangi SBY di kompleks asrama taruna Akmil.

Pernikahan mereka dibarengkan dengan dua pasangan lain. Erwin Sudjono-Wrahasti Cendrawasih (kakak Ani) dan Hadi Utomo-Mastuti Rahayu (adik Ani).

Tiga menantu Sarwo Edhie itu adalah mantan taruna Akabri. Erwin angkatan 1975, SBY 1973, dan Hadi 1970. Pernikahan tiga pasangan tersebut digelar di Ballroom Hotel Indonesia, Jakarta.

SBY memuji peran Ani sebagai istri dan ibu. Sebagai seorang istri, Ani terus membangkitkan semangat SBY tiap kali melaksanakan tugas.

SBY dan Ani Yudhoyono
Sedangkan sebagai ibu, Ani berhasil membangun karakter dua anak laki-laki mereka: Agus Harimurti Yudhoyono dan adiknya, Edhie Baskoro Yudhoyono.

“Dalam situasi sesulit apa pun, anak-anak kami selalu riang, bersemangat, dan terus mendoakan ayahnya,” ujar SBY dalam ‘Kepak Sayap Putri Prajurit’.

Selama dua periode SBY menjabat orang nomor satu di pemerintahan RI, Ani menjadi seorang ibu negara yang aktif. Menginisiasi atau terlibat dalam banyak kegiatan.

“Beliau (Ani) itu pribadi yang aktif dan hangat,” kata Mufidah Jusuf Kalla, istri Jusuf Kalla, pendamping SBY sebagai wakil presiden di masa kepemimpinan periode pertama.

Ketika akhirnya SBY mengakhiri jabatan pada 2014, dalam wawancara dengan tvOne, Ani menyebutnya bak bisul yang harus dia tahan selama sepuluh tahun yang akhirnya pecah.

SBY dan Bu Ani
“Plong,” katanya dalam wawancara pada 2014 itu.

Banyak yang menyebut kisah cinta SBY dengan Ani tak ubahnya kisah cinta antara mantan Presiden B.J. Habibie dan sang istri Ainun Habibie, yang meninggal pada 2010. Abadi. Hanya bisa dipisahkan kematian.

Kisah cinta Habibie-Ainun itu bahkan sampai diangkat ke layar lebar pada 2012 dan mendapat respons positif publik. Hari ini Ani diantarkan ke peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

Makamnya berdekatan dengan makam Ainun Habibie, sumber inspirasi kisah cinta yang mengagumkan. Akankah perjalanan Ani-SBY itu juga bakal diabadikan ke layar lebar seperti halnya Ainun dan Habibie?

(jpc/pojoksatu)