Besok Ani Hasibuan Mangkir? Begini Kata Polda Metro Jaya

Sekda Papua tersangka
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

POJOKSATU.id, JAKARTA – Polda Metro Jaya telah melayangkan surat pemanggilan terhadap dokter syaraf, Robiah Khairani Hasibuan atau dr Ani Hasibuan.


Hal itu terkait komentarnya atas meninggalnya ratusan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

Pemeriksaan terhadap doter yang disebut-sebut pendukung Prabowo-Sandi itu dijadwalkan besok Jumat, (17/5/2019).


Pemanggailan pemeriksaan tersebut atas laporan yang dilayangkan
seorang warga bernama Carolus Andre Yulika.

“Iya besok rencananya akan diperiksa,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis (16/5/2019).

Mantan Kabid Humas Polda Jatim itu menambahkan, surat pemanggilan sudah dilayangkan penyidik dengan nomor SP.DIK/391/V/RES.2.5/2019/Dit Reskrimsus tanggal 15 Mei 2019.

Kendati demikian, Argo belum bmemastikan apakah yang bersangkutan akan memenuhi panggilan pemeriksaan oleh penyidik atau tidak.

“Kan surat pemanggilan sudah dilayangkan,” ungkapnya.

Kematian ratusan petugas KPPS memang menyita perhatian publik lantaran dianggap tak biasa dalam perhelatan pesta demokrasi ini.

Setengah juta petugas berguguran saat melaksanakan tugas pemilu serentak baik Pilpres dan Pileg.

Kementerian Kesehatan pun sudah melakukan investigasi atas munculnya kasus ini untuk dilihat apa penyebabnya.

Sementara, Ani Hasibuan dipolisikan oleh Carolus Andre Yulika ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Laporan tersebut tertera pada laporan polisi nomor: LP/2929/V/2019/PMJ/Dit Reskrimsus pada tanggal 12 Mei 2019.

Ani Hasibuan disangkakan telah melanggar Pasal 28 Ayat 2 junto Pasal 35 junto Pasal 45 Ayat 2 UU 19/2016 tentang ITE.

Ia dituding telah menyebarkan berita atau pemberitahuan bohong yang dapat mengakibatkan keonaran di masyarakat yang terdapat di portal media berita tamshnews.com.

Ani Hasibuan sendiri selama ini bersikukuh bahwa dirinya bukan pendukung Prabowo-Sandi dan menyatakan bahwa dirinya netral tak mendukung pasangan manapun.

Akan tetapi, jejak digital di akun media sosial miliknya tak bisa dibantah bahwa Ani Hasibuan memiliki afiliasi kepada pasangan nomor urut 02 itu.

 

(fir/pojoksatu)