Dibantai Pendekar, AKP Aditya Ramadhani Batal Sertijab Hari Ini

AKP Aditya Ramadhani
AKP Aditya Ramadhani (pakai jam tangan) berbincang dengan warga

POJOKSATU.id, WONOGIRI – Kasat Reskrim Polres Wonogiri, AKP Aditya Ramadhani batal mengikuti upacara serah terima jabatan (sertijab) hari ini, Jumat (10/5).

Pasalnya, AKP Aditya masih menjalani perawatan di rumah sakit usai dikeroyok pendekar pencak silat.

“Mestinya AKP Aditya hari ini mengikuti upacara serah terima jabatan karena sesuai SK yang sudah ada, dia menempati tugas baru menjadi Kapolsek Semarang Tengah,” kata Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, melalui Iptu Suwondo, Kasubag Humas Polres Wonogiri, Jumat (10/5).

Menurut Iptu Suwondo, upacara sertijab AKP Aditya ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.


Terkait pengeroyokan yang dialami AKP Aditya, jajaran Polres Wonogiri, masih terus menggali data untuk mencari tahu identitas pelaku.

“Sampai saat ini semua anggota Reskrim masih berada di lapangan. Ada yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ulang, ada pula yang meminta keterangan kepada sejumlah saksi,” katanya.

BACA: Dikeroyok Pendekar, Kasat Reskrim Belum Sadarkan Diri

Seperti diberitakan, AKP Aditya M Ramadhani, menjadi korban pengeroyokan saat melakukan pengamanan di Sudimoro, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri.

Pengamanan dilakukan karena pada Rabu (8/5) malam, ribuan massa anggota perguruan pencak silat SH Terate dari berbagai daerah, masuk ke wilayah Wonogiri hendak melakukan penyerbuan terhadap anggota perguruan beladiri pencak silat Winongo.

Hal tersebut terjadi lantaran terpicu isu isu yang berkembang di media sosial.

(jie/rmol/pojoksatu)