Pemprov Jabar Percepat Pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia

Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa saat memimpin Rapat Progres Pembangunan UIII yang dihadiri para pemangku kepentingan, di Kantor Bappeda Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (9/5/19).
Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa saat memimpin Rapat Progres Pembangunan UIII yang dihadiri para pemangku kepentingan, di Kantor Bappeda Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (9/5/19).

POJOKSATU. id,  Kota Bandung – Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat membantu mempercepat penyelesaian pembangunan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dengan segera menyelesaikan proses apraisal lahan milik warga calon kampus di Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.


Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa usai memimpin Rapat Progres Pembangunan UIII, di Kantor Bappeda Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (9/5/19).

Iwa melaporkan, saat ini progres pembangunan UIII telah sampai tahap penyelesaian apraisal. Ditargetkan, proses ini akan selesai dalam waktu sepekan ke depan, untuk kemudian ditindaklanjuti melalui surat dari Kementerian Agama.

“Penyelesaian terhadap apraisal, khususnya untuk yang 61 KK insyaallah selesai tanggal 17 Mei. Kami di Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk satu minggu selesai,” ujarnya.


Setelah apraisal oleh Pemdaprov Jabar selesai, lanjut Iwa, Wakil Wali kota Depok Priadi Supriatna akan bertanggung jawab memimpin langsung koordinasi di lapangan. “Nanti baru koordinasi di lapangan akan dipimpin oleh Pak Wakil Wali Kota,” sebutnya.

Menurut Iwa, aktivitas perkuliahan sendiri ditargetkan sudah dapat dimulai pada awal 2020, tapi sambil berjalan alias tidak menunggu proyek selesai keseluruhan. “Jadi begitu selesai sebagian, kita langsung dibangun sesuai dengan apa yang menjadi arahan Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden,” tuturnya.

Dengan percepatan pembangunan ini, Iwa makin optimistis UIII mampu menjadi pusat pendidikan Islam di dunia selain Al-Azhar di Mesir. Menurutnya, sangat wajar Indonesia sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim memiliki pusat pendidikan islami berstandar internasional.