Hoax, Video Meteor Raksasa di Langit Malang Usai Tarawih

Meteor di Costa Rica disangka kejadiannya Malang Jawa Timur
Meteor di Costa Rica disangka kejadiannya Malang Jawa Timur

POJOKSATU.id, MALANG – Sebuah video yang menunjukkan benda mirip meteor raksasa melintas di langit Malang dan Surabaya viral di media sosial.

Meteor berwarna biru menyala dengan ekor berwarna kemerahan itu melintas ke arah timur dengan cepat hingga menghilang di balik kegelapan.

Sejumlah warganet mengaku menyaksikan cahaya terang itu melintas usai salat Tarawih pertama pada Minggu malam, 5 Mei 2019.

Benda langit tersebut melintas sekitar pukul 20.30 WIB, saat masyarakat baru saja menunaikan ibadah salat Tarawih.


“Warga Malang Raya semalam, dikejutkan adanya benda langit (meteor) jatuh. Pemandangan cukup jelas terpampang warna biru menyala di atas langit dan bergerak cepat ke arah timur, menjadi perbincangan warga netizen (warganet) di akun medsos Facebook,” tulis Andik Agus Mardiko yang mengunggah video tersebut.

“Komet ataukah meteor. Terlihat di beberapa kota di Jawa Timur antara lain Malang, Jombang, Surabaya, Mojokerto, dan Tuban,” ucap salah satu warganet yang juga mengunggah video tersebut.

Meteor di Malang Jawa Timur

Dari penelusuran Pojoksatu.id, memang ada meteor yang jatuh di langit Malang Raya pada Minggu malam (5/5), tetapi video yang beredar hoax. Sebab, kejadiannya bukan di Malang, melainkan di Costa Rica.

Secara kasat mata, video itu jelas tidak terjadi pada tanggal 1 Ramadhan. Sebab, dalam video itu terlihat penampakan bulan. Padahal, pada 1 Ramadhan, bulan belum muncul di atas langit.

Video meteor yang disebut warganet melintas di Malang merupakan video yang diambil di Costa Rica pada 23 April 2019.

Seperti dikutip dari laman delfino.cr, para ahli dari Sekolah Geologi Amerika Tengah, yang terletak di Universitas Costa Rica menyatakan bahwa fenomena itu terjadi pada 23 April.

Meteor itu membentuk fenomena bercahaya yang dikenal sebagai bolide, yang dengan cepat melintasi atmosfer sebelum jatuh. Fragmen utama yang dapat diakses oleh para spesialis adalah 1,07 kilo.

“Itu dianalisis di tempatnya jatuh, dengan bantuan tim khusus dari Bagian Petrography dan Geokimia dari Sekolah Geologi. Banyak fragmen kecil lainnya muncul, tetapi total massa yang ditemukan oleh penduduk tidak diketahui,” jelas pusat pendidikan tinggi.

Menurut para ahli, batu itu adalah meteorit batu chondritic, terutama terdiri dari silikon, besi dan magnesium dengan usia diperkirakan 4.560 juta tahun atau hampir seusia planet bumi.

Berikut ini video detik-detik meteor melintas di langit Costa Rica yang disangka kejadiannya di Malang Jawa Timur:

(one/pojoksatu)