Rusuh! Saksi 02 Tuding PPK Rampok Suara Prabowo di Sampang

Rapat rekapitulasi suara di Sampang ricuh
Rapat rekapitulasi suara di Sampang ricuh

POJOKSATU.id, SAMPANG – Kerusuhan terjadi saat rapat pleno rekapitulasi suara di Sampang Madura, Jawa Timur, Kamis malam (2/3).

Kerusuhan di Gedung Olahraga Sampang bermula saat saksi pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Parabowo Subianto – Sandiaga Uno melayangkan protes.

Saksi 02 memprotes panitia pemilihan kecamatan (PPK) Kedungdung atas hasil perolehan suara karena tidak cocok dengan data C1 yang dipegangnya.

Saksi 02 menuding PPK Kedungdung melakukan manipulasi data. Sebab saat perekapan di tingkat kecamatan, suara Prabowo masih utuh.


Rapat pleno rekapitulasi suara di Sampang Madura
Rapat pleno rekapitulasi suara di Sampang Madura

Saksi 02 meminta agar penghitungan suara PPK Kedungdung diulang dengan membuka kotak suara.

“Intinya saya tidak sepakat dengan perolehan yang ditetapkan oleh PPK dan KPU. Saya minta kejelasan karena saya punya bukti C1, jumlahnya tidak sesuai,” ucap saksi 02 dengan menggunakan pengeras suara.

“Suara 02 dirampok, tolong dikembalikan. Kalau tidak dikembalikan, jangan harap bisa selesai,” tegasnya.

Ia bersikukuh tak mau mengisi form DB2 sebagai tanda keberatan. Saksi Prabowo PPK Kedungdung melakukan kecurangan.

Protes dan permintaan saksi 02 tak digubris. KPU tetap melanjutkan rekapitulasi suara.

Merasa disabaikan, saksi 02 naik pitam. Ia maju ke depan dan menendang kursi. Rapat pleno pun berubah panas dan berhenti.

Dua saksi dari kubu Prabowo langsung diamankan. Keduanya ditarik keluar ruangan oleh aparat kepolisian.

Rekapitulasi suara di Sampang ricuh
Rekapitulasi suara di Sampang ricuh

Saksi 02 dibawa ke kantor Polres Sampang untuk diperiksa karena dianggap melakukan provokasi saat rapat pleno. Namun dua saksi tersebut telah dilepas kembali.

“Saksi tersebut telah dikeluarkan lantaran telah ada jaminan. Keduanya juga berjanji tidak akan berbuat onar di rekapitulasi selanjutnya,” ucap Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman.

Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif menyebutkan insiden tersebut terjadi hanya persoalan selisih perolehan suara. Saksi capres dan PPK bergolak.

“Sekarang sudah aman dan tidak berkepanjangan. Perekapan masih terus berlangsung,” kata Syamsul.

Berikut ini video detik-detik rapat pleno rekapitulasi suara di Sampang Madura ricuh:

(one/pojoksatu)