Siapa Teman Kencan Bos BUMN Sebelum Tewas? Ini Kata Polisi

Bos BUMN tewas di hotel Makassar, PSK online kabur
Bos BUMN tewas di hotel Makassar, PSK online kabur

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Salah satu bos BUMN meninggal saat kencan dengan wanita muda di salah satu hotel di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).


Bos BUMN bernama Marthin Mathius Tambunan, Kepala Cabang PT Pelni Nabire, Provinsi Papua.

Marthin meninggal di lorong hotel lantai tujuh di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu (28/4/2019).

Siapa wanita teman kencan Marthin di hotel sebelum meninggal? Hingga kini identitas wanita berambut panjang itu belum diketahui.


Namun polisi menduga, perempuan berusia sekitar 20 tahun itu adalah  cewek panggilan alias PSK online. Polisi masih menyelidiki identitas wanita.

“Masih kita cari (wanita itu) untuk dimintai keterangannya,” ucap Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko.

Menurut Indramoko, Marthin hanya transit di Makassar. Ia menginap di hotel sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

“Korban sebelumnya dari Nabire kemudian transit di sebuah hotel di wilayah Biringkanaya. Rencananya ia hendak ke Jakarta dalam rangka dinas,” kata Indramoko, seperti dilansir Berita Kota Makkassar (grup Jawa Pos/Pojoksatu.id), Jumat (3/5).

Dikatakan Indramoko, petugas telah melakukan penyelidikan dan meminta pihak Hotel untuk menayangkan rekaman CCTV.

Rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik Marthin tersungkur di lorong kamar hotel lantai 7 hingga meninggal.

Awalnya, korban berjalan sempoyongan di lorong hotel. Tak lama, Marthin terjatuh dalam posisi duduk.

Pria berusia 46 tahun itu berusaha bangkit, tetapi tidak kuat. Ia mencoba berpegangan di tembok, namun nafasnya mulai tersengal-sengal.

Tak lama, wanita muda yang diduga PSK online keluar dari kamar. Ia mendekati korban yang tengah kesulitan untuk bangkit.

Wanita muda itu tampak panik. Ia menanyakan kondisi korban, kemudian berlari masuk ke dalam kamar.

Tak lama, wanita itu keluar dari dalam kamar dan kembali mendekati korban. Namun korban sudah terkapar di lantai. Ia sudah tak bergerak lagi.

Dari hasil olah TKP, kata Indramoko, ditemukan kondom yang sudah dipakai. Diduga, korban baru saja melakukan hubungan badan dengan wanita muda berambut panjang itu.

“Ada alat kontrasepsi bekas ditemukan di TKP sehingga diduga kuat jika korban ditemani oleh seorang wanita PSK online,” imbuhnya.

“Dari pihak hotel juga menyebutkan bahwa korban ditemani seorang wanita dan itu terkuak dari CCTV. Kini wanita itu dalam pengejaran,” tandas Indramoko.

(ish/cha/one/pojoksatu)