Eks TNI Perkosa 7 Anak Hingga Itunya Berdarah-darah

Eks TNI perkosa 7 anak di Kendari ditangkap
Eks TNI perkosa 7 anak di Kendari ditangkap

POJOKSATU.id, KENDARI – Bekas anggota TNI perkosa 7 anak di bawah umur di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Pecatan TNI bernama Adrianus Pattian (1/5) itu sempat kabur ke dalam hutan Nanga-Naga di pinggiran Kota Kendari. Ia kabur karena diburu aparat dan penduduk setempat.

Warga geram lantaran bekas anggota TNI itu perkosa sejumlah bocah hingga alat vitalnya rusak dan berdarah-darah.

Setelah semalaman tinggal di dalam hutan, Adrianus akhirnya keluar dan langsung ditangkap, Rabu (1/5).


Adrianus ditangkap di Lorong Cendana, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, Sultra, sekitar pukul 10.40 WITA.

“Pelaku sudah kita tangkap. Atas kerja sama antara TNI dan Polri,” jelas Dandim 1417 Kendari, Letkol CPN Fajar Lutvi Haris Wijaya.

Fajar mengatakan, pelaku ditangkap saat bersembunyi di salah satu rumah warga yang berada di sekitar Lorong Cendana dan Lorong Jati, Kendari.

“Pelaku bersembunyi di kolong tempat cucian warga. Di situ pelaku kami tangkap dan langsung diamankan,” ujar Fajar.

Saat ditangkap, pelaku sempat melakukan perlawanan. Pelaku memukul salah seorang anggota TNI dari Kodim 1417 Kendari.

“Pelaku sempat melawan, anggota kami terkena pukulan, sehingga mengalami pecah di bagian bibir,” ujarnya.

Aparat sempat kewalahan mengevakuasi pelaku, karena warga yang geram mulai memadati lokasi penangkapan. Warga lantas menghajar pelaku hingga babak belur.

“Warga langsung berkerumun dan hampir menghakimi pelaku. Namun langsung diamankan,” pungkasnya.

Dalam video yang beredar, ratusan massa menghadang pelaku yang telah diamankan petugas.

Massa yang geram berusaha menghajar pelaku. Beruntung aparat TNI dan polisi berhasil mengamankan pelaku dari amuk massa.

Polisi terpaksa melepaskan beberapa kali tembakan peringatan ke udara agar massa menahan diri dan tidak bertindak beringas.

Berikut video detik-detik evakuasi pelaku pemerkosa 7 anak di Kendari yang dihadang ratusan massa:

(one/pojoksatu)