Sungai Cikeas Meluap, 14 Ular Sanca Keliaran, Warga Meninggal

Ular sanca ditangkap di Cikeas Bogor
Ular sanca ditangkap di Cikeas Bogor. Ist

POJOKSATU.id, CIKEAS – Hujan deras menyebabkan Sungai Cikeas meluap pada Jumat (26/4). Luapas sungai Cikeas Bogor menyebabkan 14 ular sanca sepanjang 4 meter lepas dari kandangnya.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Puwo Nugroho mengatakan, enam ekor sudah berhasil ditangkap.

“14 ular sanca lepas dari tempat pemeliharaan akibat meluapnya Sungai Cikeas. 6 ekor ular sanca telah ditemukan, 8 ekor masih dicari,” kata Sutopo melalui akun Twitternya, Sabtu (27/4).

Ular sanca lepas akibat luapan Sungai Cikeas Bogor. (Ist
Ular sanca lepas akibat luapan Sungai Cikeas Bogor. (Ist)

Sutopo mengunggah video detik-detik warga menangkap ular sanca sepanjang empat meter yang lepas dari kandangnya. Ular itu ditangkap di Vila Mahkota Pesona.


“4 ular sanca ditemukan di Vila Mahkota Pesona Rt 10/25, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor,” tambah Sutopo.

Berikut ini video detik-detik penangkapan ular sanca sepanjang empat meter di Cikeas Bogor:

Luapan sungai Cikeas juga menyebabkan ratusan rumah di Kampung Legog Nyenang, RT 01/04 Desa Kadumangu, Kecamatan Babakan Madang, Bogor tergenang air.

Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor, Budi Pranowo mengatakan, Sungai Cikeas meluap ke Kampung Legog Nyenang.

“Ketinggian air berkisar antara 35 cm sampai 60 cm,” kata Budi Pranowo dalam laporan tertulisnya.

Satu Korban Meninggal

Banjir menyebabkan dua rumah warga rusak, 8 ekor kambing hanyut dan satu warga meninggal dunia.

“Korban meninggal atas nama Ibu Ame (80). Korban memiliki riwayat penyakit asma,” terang Budi.

Menurut Budi, sebagian korban yang terdampak banjir mengungsi ke rumah kerabatnya.

“Yang dibutuhkan korban saat ini logistik tanggap darurat dan terpal,” pungkas Budi.

(one/ysp/pojoksatu)