Ganas! Perampok Terjebak di Paha Wanita Cantik, Nangis Ampun-ampunan

Monique Bastos jepit perampok
Perampok terjebak di paha wanita cantik

POJOKSATU.id, BRAZIL – Seorang perampok menangis ampun-ampunan akibat terjebak di paha wanita cantik yang menjatuhkannya di jalanan.

Perampok itu meraung-raung kesakitan lantaran lehernya dijepit dengan kuncian segitiga. Kepalanya terperangkap di belahan paha wanita cantik yang ternyata seorang petarung MMA.

Video dan foto-foto perampok menjerit minta ampun itu beredar di media soial, 8 April 2019.

“Dua orang pria menghadang 3 orang wanita di tempat sepi dengan niat jahat. Apa daya ternyata salah satu wanita adalah atlet MMA profesional,” tulis Okune di salah satu grup Facebook.


“Akhirnya seorang pria harus merasakan nikmatnya dijepit cewek cantik, sementara temannya kabur. Sekian laporan dari IKL Nusantara Kantor Cabang Amerika Latin,” tambahnya.

Dari penelusuran Pojoksatu.id, insiden itu terjadi di Acailandia, Brasil Barat pada Selasa, 1 Agustus 2015 lalu.

Kala itu, petarung MMA, Monique Bastos menjatuhkan perampok bernama Wesley Sousa de Araujo di jalan hingga meraung-raung kesakitan.

“Ayah, ayah, tolong panggil polisi, ayah. Tolong saya Tuhan Yesus. Aku bersumpah ini adalah yang pertama kali saya melakukannya (perampokan). Tolong Tuhan, tolong bantu saya. Di mana ibuku?,” jerit Araujo.

Monique Bastos jepit perampok
Monique Bastos jepit perampok

Kejadian bermula saat Araujo dan seorang temannya menghadang Monique Bastos yang sedang naik motor bersama temannya pada malam hari.

Araujo dan rekannya berniat merampok Bastos. Ia memaksa Bastor menyerahkan HP miliknya. Namun Bastos melawan.

Atlet pemegang sabuk biru jiu-jitsu itu akhirnya berhasil menjatuhkan Araujo dengan pukulan mautnya.

Menurut Bastos, dia melawan karena perampok itu tidak membawa senjata. Ia pun yakin bisa mengalahkan penjahat jalan tersebut.

“Aku tidak takut. Saya tahu saya bisa melumpuhkan mereka. Salah satu dari mereka berhasil melarikan diri, tapi saya berhasil menjatuhkan pengemudi motor dan menahannya di kaki saya selama 20 menit,” kata Bastos.

Bastos melingkarkan kakinya di leher Araujo hingga pemuda itu tak bisa bergerak. Araujo hanya bisa menangis seperti bayi sambil memanggil ayahnya untuk datang membantu.

Pejalan kaki yang menyaksikan kejadian itu mengabadikannya melalui kamera ponsel. Selanjutnya, warga melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Tak berselalang lama, polisi datang ke TKP dan membawanya ke kantor polisi. Namun, menurut laporan, Araujo membantah tuduhan melakukan perampokan.

Berikut ini video detik-detik Bastos menjepit leher Araujo hingga menangis ampun-ampunan:

(one/pojoksatu)