Modus Jasa Ibu Rumah Tangga, BNN Ciduk 6 Pelaku Pengedar Sabu Jaringan Malaysia

POJOKSATU.id, JAKARTA- Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu jaringan Malaysia- Dumai – Medan -Aceh- Jakarta.


Dari pengungkapan ini 6 tersangka diamankan bernama Arman, Harianto, Adi, Syamsiah, Hamidi, dan Kamarudin.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari menjelaskan, modus para pelaku yaitu menjadikan satu tersangka ibu rumah tangga bernama Syamsiah sebagai kurir agar barang haram ini sampai ke Indonesia.

“Modus peredaran gelap barang haram ini dibawa dari Malaysia melalui jalur laut dan diselundupkan ke Aceh menggunakan ibu rumah tangga sebagai kurir,” tutur Arman.


Menurut Arman, kejadian ini terungkap pada hari Sabtu tanggal 16 Maret 2019. Di mana tersangka Syamsiah berangkat dari Medan menuju lintas Sumatra, Dumai, bersama tiga rekannya Arman, Adi, dan Hariyanto.

“Mereka mengendararai mobil R4 warna Merah Nopol BK 1385 ZZ,” tuturnya.

Setibanya di Dumai, mereka bertemu anak buah kapal Hamidi dan Komarudin dan memberikan 9 bungkus sabu kepada Arman.

Selanjutnya, Arman menyuruh Syamsiah membawa sabu tersebut menggunakan bendi motor (bentor).

Ibu rumah tangga itu hanya membawa 5 bungkus sabu berangkat ke mobil jemputan yang akan mengantarkannya ke Pekanbaru.

“Pada saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka Samsyiah di temukan BB 5 bungkus Narkotika dan penggeledahan di Mobil Merah ditemukan 4 bungkus sabu,” ungkap Arman.

“Pengakuan para tersangka, mereka menyuruh kurir ibu rumah tangga dan menggunakan travel agar tidak dicurigai serta luput dari perhatian petugas,” sambung Arman.

Hingga saat ini para tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor BNN untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

(fir/pojoksatu)