Kata Sekjen PAN, 3 ‘Kartu Sakti’ Jokowi Memang Dahsyat, tapi…

Sekjen PAN Eddy Soeparno. Foto: Guruh/PojokSatu.id
Sekjen PAN Eddy Soeparno. Foto: Guruh/PojokSatu.id

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sekretaris Jendral Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno angkat bicara terkait tiga ‘kartu sakti’ yang digembor-gemborkan kubu Jokowi-Ma’ruf.

Namun, anak buah Amien Rais itu mengakui, program ‘kartu sakti’ kubu petahana ini memang cukup ampuh menggaet suara pemilih di Pilpres 2019.

Akan tetapi, ia mengingatkan, masih butuh kajian mendalam untuk proses realisasinya.

BACA: Keluarganya Dukung Jokowi, Sandiaga Uno: Saya Nggak Kenal Rudi Uno


“Kebijakan yang sifatnya populis, belum tentu dapat direalisasikan di kemudian hari,” ujar Sekjen PAN, Eddy Soeparno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (3/3).

Eddy menyoroti tiga kartu sakti yang tengah gencar dipamerkan calon presiden petahana Joko Widodo dalam kampanye belakangan ini.

Tiga kartu yang dimaksud adalah kartu sembako murah, kartu Indonesia pintar untuk kuliah dan kartu pra kerja.

BACA: Andalkan Kartu Sakti, Demokrat: Jokowi Kehabisan Strategi Cari Dukungan Rakyat

Eddy menyarankan kepada Jokowi bersama tim kampanyenya untuk betul-betul mengkaji segala hal yang akan dijanjikan kepada masyarakat.

“Dikhawatirkan akan menjadi beban janji yang ketika ditagih dan gagal terealisasi, akan mengecewakan masyarakat,” imbaunya.

Sementara, Wakil Sekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar mengimbau agar paslon nomor urut 01 itu tak perlu mengumbar janji bantuan sosial kepada masyarakat.

BACA: Tepis Kegalauan, Sandi WhatsApp AHY, Ternyata Begini Sikap Politiknya

Alasannya, memang sudah kewajiban pemerintah menjamin kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Tanpa kartu-kartu yang selalu ditunjukkan Jokowi, pemerintah memang berkewajiban memberikan bantuan sosial,” ujar Renanda Bachtar, Minggu (3/3/2019).

Renanda mencontohkan, di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mulai dari Bantuan Operasinal Sekolah (BOS), Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan lainnya.

BACA: Zulhas, Cak Imin, dan Romi Sering Blusukan, Tapi Masih Kalah Ngetop Sama Grace Natalie

“Di zaman SBY tak kalah banyak bantuan bagi rakyat yang kurang sejahtera serta bantuan-bantuan sosial lainnya diberikan tanpa gimmick berupa kartu-kartu,” jelasnya.

Justru ia menilai Jokowi dan tim suksesnya dengan kartu-kartu sakti itu seperti kehilangan ide untuk ditawarkan kepada masyarakat.

“Petahana kehabisan strategi untuk mendapat dukungan rakyat lima tahun lagi ke depan,” cetusnya.

(rmol/pojoksatu)