Janji Prabowo Bebaskan Napi Kriminalisasi dan Pulangkan Habib Rizieq, TKN: Melanggar Hukum

Prabowo Subianto dan Habib Rizieq salam komando
Prabowo Subianto dan Habib Rizieq

POJOKSATU.id, JAKARTA – Calon presiden Prabowo Subianto terus mengumbar janji-janji jika dirinya terpilih sebagai pemenang Pilpres 2019.


Terbaru, Ketua Umum Partai Gerindra itu berjanji membebaskan para tahanan yang menjadi korban kriminalisasi.

Selain itu, mantan menantu Presiden Soeharto itu juga berjanji akan memulangkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.


Hal itu kemudian ditanggapi Wakil Direktur Saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf A‎min, Lukman Edy.

Menurutnya, jika Prabowo membebaskan para tahanan yang tersangkut kasus, maka sama saja melanggar aturan hukum.

‎”Ini pelanggaran hukum juga nih. Membaskan orang ini Pak Prabowo melanggar aturan hukum ini, membebaskan orang yang dipidana,” ujar Lukman di Posko Cemara, Jakarta, Rabu (27/2).

Lukman menyebut mereka yang kini ditahan, sejatinya karena polisi memiliki bukti jika ulama tersebut melakukan tindak pidana yang bertentangan dengan hukum.

Sehingga apabila Prabowo melakukan pembebasan kepada orang-orang tertentu, maka sama saja tidak mengerti hukum.

“Kalau Pak Prabowo menyatakan seperti itu maka itu bagian dari sosok Pak Prabowo yang tak mengerti penegakan hukum di Indonesia,” jelas Edy.

Sebelumnya, capres nomor urut 02 Prabowo berjanji akan menjemput Habib Rizieq di Arab Saudi dan memulangkannya ke Indonesia.

Namun hal itu bisa dilakukannya jika dirinya sudah terpilih menjadi presiden.

Selain Habib Rizieq, ia juga berjanji akan membebaskan sejumlah tahanan yang dianggap menjadi korban kriminalisasi di era Jokowi.

Menurutnya, mereka tidak bersalah dan tidak layak dihukum.

(jpg/pojoksatu)