Ricuh Kampanye Prabowo di Sleman, Roy Suryo jadi Korban

Kondisi kediaman Roy Suryo pasca kericuhan saat kampanye Prabowo di Sleman
Kondisi kediaman Roy Suryo pasca kericuhan saat kampanye Prabowo di Sleman

POJOKSATU.id, SLEMAN – Kericuhan yang mewarnai kampanye calon presiden Prabowo Subianto di Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) membawa korban, yakni Roy Suryo.

Bukan diri politi Partai Demokrat itu yang menjadi korban, melaikan mobilnya yang terparkir balik pagar di halaman depan rumahnya sendiri.

Mobil merk Toyota Lexus RX300 keluaran tahun 2004 tersebut mengalami kerusakan pada bagian belakang, terutama bagian kacanya yang pecah.

BACA: Ricuh Kampanye Prabowo di Sleman, 2 Orang Lewat Bawa Spanduk Jokowi-Ma’ruf


“Kasihan (mobilnya) nggak salah apa-apa. Parkir dalam rumah sendiri, eee kaca belakangnya kena lemparan liar gerombolan yang mengejar gerombolan lainnya,” kata Roy Suryo saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (27/2) malam.

Anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu membeberkan, selain kerusakan pada mobilnya, juga terdapat banyak batu di halaman rumahnya.

Kondisi mobil Roy Suryo yang terkena lemparan batu saat kericuhan dalam kampanye Prabowo Subianto di Sleman
Kondisi mobil Roy Suryo yang terkena lemparan batu saat kericuhan dalam kampanye Prabowo Subianto di Sleman

Selebihnya, Roy Surya juga belum mengetahui persis apa saja yang ikut terkena lemparan batu dan rusak.

BACA: Prabowo: Saya Terima Deklrarasi PPP Hasil Muktamar, Bukan Hasil Akal-akalan

“Kebetulan saya malah sedang di RS Panti Rapih, menunggu istri pasca operasi kantong empedu dan usus buntu kemarin,” bebernya.

Sebelumnya sempat terjadi kericuhan dalam kampanye Prabowo Subianto di Grand Pasific Hall, Jalan Magelang Km 4, Kabupaten Sleman, DIJ, Rabu (27/2/2019) siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kericuhan itu berawal saat dua orang dengan menggunakan kendaraan roda dua melintas dengan membawa spanduk Jokowi-Ma’ruf.

BACA: Selain Fadli Zon, Prabowo dan Sandiaga Uno Bakal Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Dhani Ahmad

Kebetulan, saat itu Prabowo tengah menyampaikan pidatonya. Diduga, dua orang tersebut kebetulan melintas di lokasi sehingga memancing pendukung Prabowo-Sandi.

Aji (25) warga sekitar Jalan Magelang mengatakan, dari sepengetahuannya ada konvoi simpatisan Prabowo-Sandi di Jalan Magelang.

“Kurang tahu kejadiannya. Tapi tadi ada konvoi, kemudian ada dua orang membawa spanduk Jokowi Ma’ruf itu lho,” katanya, Rabu (27/2).

BACA: Sandiaga Uno Diusir Pedagang Saat Kampanye, BPN Bilang Begini

Mengetahui ada dua orang membawa spanduk Jokowi-Ma’ruf, massa pendukung capres-cawapres oposisi yang ada di komplek Grand Pacific Hall langsung bereaksi dan mengejar.

“Ada yang nggak terima terus kejar-kejaran. Sampai sana (saat mengejar) sudah ada yang bawa sajam (senjata tajam),” bebernya.

Peristiwa terjadi di sela acara pidato kebangsaan. Dari video yang beredar, pengejaran kepada orang yang membentangkan spanduk itu dilakukan oleh massa sampai masuk ke jalan perkampungan.

BACA: Duh! Sandiaga Uno Diusir Pedagang Ikan di Labuan Bajo, Ini Videonya

Pihak kepolisian kemudian meredam emosi massa dengan mengeluarkan tembakan peringatan.

Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah mengatakan, tembakan peringatan yang dilakukan oleh petugas untuk menghalau massa.

“Tembakan peringatan itu supaya jangan sampai ada gesekan,” katanya.

BACA: Ini Deretan 27 Item Kekayaan dan Perusahaan Prabowo Subianto, Fokus ke Poin 18-25

Diakuinya memang sempat ada kericuhan di wilayah Jalan Magelang. Namun masih bisa diantisipasi dan sampai sore belum ada yang diamankan.

“Belum ada yang diamankan, iya ini masih didalami,” katanya.

“Tidak ada senjata tajam (yang diamankan),” tutupnya.

(jpg/ruh/pojoksatu)