15 Lokasi di Jawa Barat Terpapar Narkoba, Ridwan Kamil Minta Ulama dan Tokoh Masyarakat Ikut Bergerak

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri peresmian gedung baru BNN Provinsi Jawa Barat di Jl. H. Hasan (Soekarno-Hatta), Kota Bandung, Selasa (26/2/19).
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri peresmian gedung baru BNN Provinsi Jawa Barat di Jl. H. Hasan (Soekarno-Hatta), Kota Bandung, Selasa (26/2/19).

POJOKSATU.id, Bandung – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, bahwa gerakan antinarkoba bukan hanya tugas BNN semata. Tapi hal ini harus menjadi gerakan semua pihak yang mencintai bangsa ini dan masa depannya. Termasuk para ulama atau tokoh masyarakat dan unsur pendidikan.


Untuk itu, Emil — sapaan akrab Ridwan Kamil, meminta peran semua elemen masyarakat terutama para ulama dan sekolah dalam gerakan pemberantasan narkoba.

“Saya selalu percaya bahwa peran ulama ini menjadi sebuah cara di Republik Indonesia ini agar apa pun programnya menjadi lebih berhasil. Mungkin sudah ada tapi kalau belum tolong dimaksimalkan — apakah melalui Majelis Ulama Indonesia yang bisa memberikan ceramah-ceramah atau kajian di masyarakat. Dan kedua, peran sekolah,” kata Emil dalam sambutannya saat menghadiri peresmian gedung baru BNN Provinsi Jawa Barat di Jl. H. Hasan (Soekarno-Hatta), Kota Bandung, Selasa (26/2/19).


“Kita gerakan para ulama, kita gerakan pencegahan di pendidikan melalui pendidikan karakter dan juga kita siapkan instrumennya,” lanjutnya.

Menurut Emil, untuk merusak sebuah bangsa cukup dengan merusak generasi mudanya. Karena apabila generasi mudanya rusak akan membuat bangsa tersebut terpuruk.

“Jadi, itulah kenapa penyakit masyarakat, musuh bersama yang bernama narkotika ini harus kita lawan lahir batin,” ajaknya.

Sementara itu, di tempat yang sama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol. Heru Winarko mengatakan, bahwa pihaknya akan memberantas narkoba di 15 lokasi yang terpapar narkoba di Jawa Barat.