Habib Soleh Tanya, Dalil Mana yang Membenarkan Doa Neno Warisman?

Neno Warisman membacakan doa puisi di panggung Munajat 212
Neno Warisman membacakan doa puisi di panggung Munajat 212

“Apalagi konteksnya adalah urusan politik, teriris hati ini melihat ada penceramah yang menjual Islam dan Allah SWT hanya demi hasrat berkuasa,” jelas dia.

Habib Soleh mencatat, ucapan kontroversial Neno bukan hanya pada saat Malam Munajat 212 saja.

Sebab, mantan pesinetron itu juga pernah melontarkan pernyataan bahwa yang menyumbang Prabowo-Sandi sebesar Rp5 juta akan masuk surga.

BACA: Baliho Jokowi PKI Dicopot, Ini Kata Panwaslu


“Ceramah itu jelas menyesatkan dan menghina Islam. Sudahilah praktik menjual agama, semoga kita semua mendapat hidayah dan ampunan Allah SWT,” tandas dia.

Puisi doa yang dibacakan Neno Warisman itu sendiri diawali dengan pekikan ‘Allahu Akbar’.

Neno Warisman membacakan doa puisi di panggung Munajat 212

Tak ada hal yang janggal pada pertama dan beberapa bait-bait berikutnya. Namun tepat pada bait ke-10, kalimat yang ia ucapkan bernada ancaman.

BACA: Prabowo: Mereka Anggap Rakyat Indonesia Bodoh, Bisa Dibohongi

Namun, kami mohon jangan serahkan kami pada mereka yang tak memiliki kasih sayang pada kami dan anak cucu kami

Dan jangan, jangan Engkau tinggalkan kami dan menangkan kami

Karena jika Engkau tidak menangkan

Kami khawatir ya Allah, Kami khawatir ya Allah, tak ada lagi yang menyembahMu

BACA: Prabowo Bersama Habib Salim dan Kyai Mahfudz Bicara Komitmen Bangun Bangsa

Di sisi lain, Jurubicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Irma Suryani membalasnya, juga dengan puisi, berjudul¬† ‘Bermunajat bagimu Indonesia’.

Irma mengakui puisi itu sengaja dibuat untuk membalas puisi doa Neno Warisman. “Buat Neno Warisman dan penggemarnya tentu,” ujar Irma kepada wartawan, Sabtu (23/2/2019).

Berkut isi puisi Irma Suryani: