‘Jangan Biarkan Pemimpin Soleh yang Bersama Ma’ruf Didzolimi Manusia Kufur’

Irma Suryani Chaniago, puisi irma suryani, neno warisman, puisi tandingan neno
Juru bicara TKN Joko Widodo - Maruf Amin, Irma Suryani Chaniago.

Ya Mujib pengabul semua doa,
Tak kan kami tumpahkan air mata kami hanya untuk dunia,
Tapi akan kami tumpahkan air mata kami hanya untuk akhirat.

Wahai dzat yang membolak balik kan hati (Ya muqollibal quluubi ) beri mereka yang mengancam-Mu hidayah, beri mereka ilmu dan balik kan hati mereka se-bersih bayi.
Agar mereka berhenti menebar
Benci dan kotor hati.

BACA JUGA: Target Politik, Negosiasi Freeport Grasak-grusuk

Ya Al Wadud ..
Jangan Engkau biarkan pemimpin yang sholeh dan yang bersama dengan Ma’ruf didzolimi oleh manusia manusia yang kufur nikmat,
Manusia manusia yang menebar kebencian dan pemutus silaturahim sesama umat hanya karena beda pilihan.

Ya Malik…
Hanya Engkau ber “HAK” atas semua yg Engkau ciptakan
Dan tidak boleh ada satupun yang mengambil HAK-Mu atas keputusan-Mu.
Dia yang pandai memimpin sholat dan Beliau yang Bertauziah untuk umat, beri kami rezeki-Mu ya Rabb.


Diberitakan sebelumnya, puisi doa Neno Warisman di panggung Munajat 212 di Monas, Jakarta, Kamis (21/2/2019), menjadi gunjingan publik.

BACA JUGA: Puisi Doa Neno Warisman Samakan Perang Badar, “Kalau Kubunya Kalah, yang Kafir Kan Justru Kubu Dia”

Bukan lantaran aksinya yang memukau, tapi puisi doanya yang dianggap memaksa dan mengancam Allah SWT.

Dalam puisi doa yang diberikanya judul ‘Allahu Akbar’ itu, terdapat sebuah kalimat yang menjadi sorotan publik.