Unicorn jadi Blunder Total Prabowo di Samua Segmen, Menempatkan Dirinya Sendiri dalam Bahaya Besar

Unicorn dianggap menjadi blunder penampilan Prabowo Subianto dalam Debat Pilpres 2019 putaran kedua di seluruh segmen
Unicorn dianggap menjadi blunder penampilan Prabowo Subianto dalam Debat Pilpres 2019 putaran kedua di seluruh segmen

POJOKSATU.id, JAKARTA – Calon presiden Prabowo Subianto dianggap melakukan blunder yang cukup besar terkait unicorn. Karena blunder itu pula, penampilannya di semua segmen langsung runtuh.

Akibatnya pun tak main-main. Pasalnya, unicorn telah menempatkannya dalam situasi yang membahayakan.

Demikian disampakikan pengamat politik dari Charta Politika, Yunarto Wijaya menanggapi hasil Debat Pilpres 2019 putaran kedua yang dihelat di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2019) malam.

BACA: Kumpulan 25 Meme Unicorn usai Debat Pilpres 2019, Ada Celana Dalam sampai Obat Kuat

“(Unicorn) Blunder terbesar Prabowo dari semua segmen,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (17/2) malam.

Tak hanya soal unicorn, lanjur Yunarto, Ketua Umum Partai Gerindra itu juga dianggapnya melalukan blunder yang berpengaruh para pemilih milenial.

“Prabowo bukan hanya tidak tahu unicorn, tapi soal duit yang bisa lari ke luar itu punya efek negatif ke elektoral, ke segmen terbesar, milenial,” jelasnya.

BACA: “Yang Bapak Maksud Unicorn? Maksudnya yang Online-online Itu, Iya, Betul kan?”

Lebih lanjut, ia juga mengaku kaget dengan jawaban-jawaban yang dilontarkan mantan menantu Presiden Soeharto dalam debat tersebut.

Terlebih soal pandangan negatif terkait unicorn dan bisnis startup digital.

Ia meyakini, hal itu akan berpengaruh di kalangan milenial dan digital.

BACA: Sejak Sore Lokasi Debat Pilpres Sudah Steril Gak Ada Bom, Kecolongan?

“Ini kemudian dilihat dalam framing yang sangat negatif oleh Prabowo,” tuturnya.

Yunarto menilai, dalam debat kali ini, Prabowo sejatinya dinilainya tak tertinggal cukup jauh dari Jokowi.

“Walaupun masih kalah dengan Jokowi, tapi situ selisihnya paling kecil,” katanya.

Loading...