Kasus Penganiayaan Anggota KPK, Sekda Papua Resmi Tersangka

7 Kontainer Surat Suara
Raden Prabowo Argo Yuwono

POJOKSATU.id, JAKARTA- Penyidik Polda Metro Jaya akhirnya menetapkan tersangka terhadap  Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Papua, T.E.A Hery Dosinaen, atas kasus penganiayaan Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi, Muhmmad Gilang Wicaksono.


“Status Sekda, dari saksi sudah kita naikkan sebagai tersangka,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (18/2).

Penetapan status tersangka ini menurut Argo sudah sesuai dengan prosedur yang ada. Hingga kini, yang bersangkutan masih diperiksa intensif oleh penyidik.


“Dikenakan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan,” katanya.

Argo tidak menjelaskan apakah Hery berperan memukul Gilang hingga akhirnya jadi tersangka. Dia belum merinci peran Hery.

“Sabar ya, masih dalam pemeriksaan,” katanya.

Gilang adalah orang yang diduga dianiaya saat sedang mengambil foto aktivitas rapat antara Pemprov Papua dengan Anggota DPRD Papua di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu malam, (2/2).

Saat itu, sejumlah orang dari Pemprov Papua datang menghampiri Gilang, karena tidak terima difoto. Mereka sempat menanyakan identitas Gilang. Meski sudah mengetahui Gilang pegawai KPK namun mereka tetap memukulnya.

Hal ini membuat wajah Gilang mengalami luka memar dan sobek. Korban lantas melapor ke Polda Metro Jaya, Minggu (3/2).

Kemudian, pihak Pemprov Papua melaporkan balik pegawai KPK itu atas tuduhan pencemaran nama baik. Sebab, di dalam HP pegawai KPK yang sempat diperiksa pihak pemprov, terdapat pesan jika salah satu pejabat ada yang akan melakukan tindak suap.

(dhe/pojoksatu)