Warga Puncak Cianjur Dikira Jualan Ikan Teri, Ternyata Ganja 26 Kilogram

Dua warga Puncak Cianjur jadi bandar ganja 26 kilogram dari Sumut, ditangkap BNN Cianjur. Foto: Guruh/PojokSatu.id
Dua warga Puncak Cianjur jadi bandar ganja 26 kilogram dari Sumut, ditangkap BNN Cianjur. Foto: Guruh/PojokSatu.id

POJOKSATU.id, CIANJUR – Dua warga Cianjur ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Cianjur karena kedapatan menjual ganja. Uniknya, keduanya mengakali ganja tersebut dengan menyelipkannya di antara ikan teri.


Keduanya adalah HR alias Dede (23), warga Desa Palasari, Kecamatan Cipanas dan YAS (31), warga Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas.

Kepala BNN Cianjur, AKBP Basuki menuturkan, pengungkapan peredaran ganja dalam jumlah cukup besar itu bermula dari adanya laporan masyarakat pada pertengahan Januari lalu.

Disebutkan, akan ada transaksi ganja dalam jumlah yang cukup besar di wilayah Puncak untuk diedarkan di Cianjur.


Dua pelaku pengedar ganja 26 kilogram dibekuk BNN Cianjur. Foto: Guruh/PojokSatu.id
Dua pelaku pengedar ganja 26 kilogram dibekuk BNN Cianjur serta barang bukti. Foto: Guruh/PojokSatu.id

Pihaknya lantas menelusuri laporan tersebut dan melakukan pengintaian bersama BNN Provinsi Jawa Barat.

“Transaksi dilakukan di Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet,” tutur Basuki, di Pendopo Cianjur, Kamis (14/3/2019).

Setelah itu, pihaknya langsung melakukan pengembangan dan didapati dua nama yakni HR dan YAS.

“Dari keduanya kami mendapat barang bukti ganja kering siap edar dengan berat total 26 kilogram yang dikemas dalam 25 paket,” jelasnya.

Dalam pengakuannya, lanjut Basuki, kedua pelaku mengaku baru pertama kali melakukan transaksi narkoba.