Gak Terima Prabowo-Sandi Selalu Nomor 2, Fadli Zon Suruh Lembaga Survei Bunuh Diri saja

anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon
Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon sepetinya geram dengan hasil survei yang dirilis sejumlah lembaga dan selalu menempatkan Prabowo-Sandi selalu jadi nomor dua.


Di sisi lain, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin selalu ditempatkan sebagai nomor satu alias pemenangnya.

Menurutnya, apa yang dipaparkan lembaga-lembaga survei itu adalah salah besar.

BACA: Fadli Zon Sesumbar Prabowo Sudah Siapkan ‘Senjata’ Pembantai Jokowi di Debat Pilpres


Karena itu, ia menyuruh lembaga survei yang ada di Indonesia melakukan harakiri sebagaimana tradisi bunuh diri di Jepang.

Alasannya, lembaga-lembaga survei itu kerap melakukan kesalahan yang terus berulang dan berulang.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon dalam acara diskusi publik bertajuk ‘Jelang Pilpres Jokowi Blunder dan Panik’ Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, (12/2/2019).

BACA: Sindiran Sekjen PPP ke Fadli Zon: Anggota DPR Digaji buat Kerja, Bukan Bikin Puisi

“Lembaga-lembaga survei ini harus punya akuntabilitas kalau deviasi kesalahannya terlalu besar. Kalau di Jepang itu mereka ambil samurai kita suruh harakiri lembaga survei ini,” kata Fadli.

Seharusnya, saat membuat kesalahan dimaksud, lembaga-lembaga survei tu merasa malu.

“Malu harusnya karena sudah memprediksi dan kesalahannya bisa ratusan persen,” sambungnya.

BACA: Pertemuan Menantu Dilaporkan ke Bawaslu, Dituduh Kampanyekan Jokowi

Anak buah Prabowo Subianto ini juga menyesalkan sejumlah lembaga survei mainstream yang menurutnya malah jadi alat kampanye untuk Pilpres.

Sebab, lembaga survei yang ada di Indonesia tidak mengumumkan sumber dana hingga donatur surveinya.