Supir Bus Bima Suci Bisa Jadi Tersngka, Polisi Terus Dalami Penyebab Kecelakaan

Kecelakaan bus di tol Cipularang KM 71/Ist.
Kecelakaan bus di tol Cipularang KM 71/Ist.

POJOKSATU.id, BANDUNG – Polda Jawa Barat memastikan supir bus Bima Suci hingga kini masih dalam pemeriksaan intensif pasca kecelakaan tunggal di Jalan Tol Cipularang Km 70.480 Kabupaten Purwakarta, Senin (28/1/2019) kemarin.


Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo mengatakan, saat ini penyidik Satlantas Polres Purwakarta masih mendalami keterlibatan supir dalam kecelakaan kemarin.

“Nanti penyidik yang menyampaikan apakah supir jadi tersangka atau tidak,” jelasnya, Selasa (29/).


Trunojoyo menambahkan, unsur-unsur yang melibatkan bus jurusan Bandung Merak tersebut.

“Unsur penyebabnya juga didalami, apakah faktor manusianya, atau faktor kendaraannya,” jelasnya.

Kendaraan bus Bima Suci nopol A 7520 CS diketahui datang dari arah Bandung menuju Jakarta melaju di lajur dua atau lajur cepat.

Sewaktu di jalan yang lurus dengan kondisi hujan. Saat itu bus berusaha mendahului kendaraan di depannya melalui jalur lambat atau sisi kiri.

Sayangnya, bus lantas kehilangan kendali dan oleng ke kiri hingga menabrak pembatas jalan dan masuk ke parit.

Akibat kejadian kecelakaan tersebut, empat orang meninggal dunia di TKP dan 30 orang mengalami luka-luka disusul tiga orang meninggal dunia di rumah sakit saat mendapat perawatan medis.

“Para Korban dibawa ke tiga rumah sakit yakni RS Siloam, RS Thamrin dan RS Ramahadi Purwakarta,” paparnya.

Untuk identitas pengemudi bus Bima Suci nopol A 7520 CS diketahui benama Dede Suheri (40) warga Desa Pulomerak, Cilegon, Banten.

(arf/pojoksatu)