Innalillahi..Nenek Korban Banjir Gowa Ini Meninggal setelah Berjuang Selamatkan Cucunya

Foto Nur Janna Djalil saat berjuang menyelamatkan cucunya, Liwa ketika banjir melanda wilayah Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (22/1/2019) lalu. (ig)
Foto Nur Janna Djalil saat berjuang menyelamatkan cucunya, Liwa ketika banjir melanda wilayah Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (22/1/2019) lalu. (ig)

POJOKSATU.ID, MAKASSAR – Kisah tragis dialami Nur Janna Djalil (56) yang harus menemui ajalnya setelah bertaruh nyawa menyelamatkan cucunya ketika banjir di Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (22/1/2019) lalu. Sempat dirawat di rumah sakit, Janna akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya, Rabu (23/1/2019) kemarin.

Perjuangan Janna menyelamatkan cucunya, Liwa (3 tahun) mengundang perhatian netizen setelah fotonya viral di media sosial.

BACA JUGA: Mama Muda Ini Tak Mau Lepas Sandiaga Uno, “Sekali Lagi Pak, Sekali Lagi”

Dalam gambar yang diambil oleh putri bungsunya, Ananda Dina, Janna terlihat berpegangan di sebuah pohon sembari memeluk Liwa. Sementara air sudah sampai di lehernya.

Foto semasa hidup Nur Janna Djalil.

Foto semasa hidup Nur Janna Djalil.

Selain mengundang simpati, sejumlah netizen juga menyayangkan Ananda Dina karena hanya memotret dan tidak berusaha menolong ibunya.

“Tidak usah ki jepret foto sana sini, tolong sai itu ibu sama anaknya yang terjebak banjir,” tulis akun Bujeck.jie.

Bully-an netizen itu dijawab Ananda melalui insta storynya dengan menjelaskan kejadian sebenarnya.

“For those who ask. Iya ini ibu saya dan keponakan saya Wali. Keadaannya sekarang alhamdulillah sudah selamat. Yang nanya siapa yang foto ini, itu saya yang foto. Karena pada posisi itu HP saya sudah mau mati, ngetik juga susah karena layarnya basah kena air hujan, makanya saya ambil foto untuk kakak saya biar dia tau lokasi saya dan ibu saya di mana. Kenapa saya nggak nolongin? Saya itu ga tau berenang. Bisa dilihat posisi saya dan ibu saya beda beberapa meter. Ibu saya berpegangan di pohon kayu, saya hanya menginjak batang yang mengapung dan pegangan ke pohon pisang. Pijakan saya itu rapuh, jadi gak bisa gerak banyak. Jadi yang bisa saya lakukan cuma menunggu bantuan sambil berteriak minta tolong,” tulis Anandadina.

BACA JUGA: Update Korban Banjir Sulsel, Sudah 20 Warga Gowa Dilaporkan Meninggal Dunia

Informasi yang dihimpun Pojoksatu.id, setelah berhasil diselamatkan dari kepungan banjir, Janna dilarikan ke Rumah Sakit Syekh Yusuf, Gowa. Ibu empat anak itu menggigil kedinginan.

Rabu pagi kemarin, kondisi Janna diketahui sudah membaik. Hal itu pula dijelaskan Ananda di instagramnya. Janna bahkan sempat mengabari keluarganya di kampung, di Keppe, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan mengenai kondisi terkininya.

Tak disangka, sore hari, kondisi Janna memburuk hingga menghembuskan nafas terakhirnya. Jasad Janna kemudian dibawa pulang ke kampung halamannya tadi malam dan sudah dimakamkan, Kamis (24/1/2019) pagi tadi.

(fat/pojoksatu)

Loading...