Kebahagian Setelah Ahok Bebas: Lebih Bangga Ketimbang Jadi Gubernur

pendukung ahok, ahok bebas, ahok, basuki tjahja purnama
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Basuki Tjahja Purnama alias Ahok akan menghirup udara bebas pada 24 Januari, setelah menjalani hukuman dua tahun karena kasus penistaan agama. Aho belajar banyak dari masalah yang pernah menimpanya itu.


“Dengan kebebasan ini kita berdoa masyarakat tahu mana kejadian sebenarnya. bahwa Pak Ahok konsisten dengan prinsip-prinsipnya, tidak pernah lari dari kenyataan hukum, tidak pernah lari dari tanggung jawab,” kata salah seorang pengacara Ahok, Teguh Samudra, dikutip Pojoksatu.id dari Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (21/1/2019).

BACA JUGA: Memprihatinkan, Begini Kondisi Terkini Kesehatan Abu Bakar Ba’asyir

Ahok dua tahun menjalani hukuman di Rutan Mako Brimob karena dinilai bersalah melakukan penodaan agama. Melewati hari-hari di balik jeruji adalah pelajaran besar bagi mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

“Masa penahanan bisa menggembleng jiwa dan diri batin pak Ahok tentang kehidupan yang sebenarnya, tentang menguasai dirinya. Semuanya berkat Tuhan sehingga memperkuat batin, tekad dan prinsipnya dalam hidup,” kata Teguh Samudra.


BACA JUGA: Format Debat Selanjutnya, KPU ‘Paksa’ Ma’ruf Amin Aktif Bicara

Pengacara, keluarga dan Ahok sendiri kata dia, mensyukuri atas kebebasan yang segera dinikmati. Bagi Ahok, masa penahanan adalah pelajaran berharga bahkan dibandingkan saat dia menjabat gubernur.

“Pak Ahok lebih bangga mampu menjalani hukuman ini daripada jadi gubernur, karena ini akan dipegang seumur hayatnya, seumur hidupnya. Kita bangga dengan Pak Ahok, beliau tahu semuanya adalah jalan Tuhan,” tukas dia.

(rmol/fat/pojoksatu)