Perlakuan Tak Adil Polisi, Mucikari Disikat, Vanessa dan Avriellya ‘Dipamerkan’, Pamakai Bebas

Vanessa Angel dan Avriellya Shaqqila usai dilepaskan Polda Jawa Timur, Minggu (6/1/2019)
Vanessa Angel dan Avriellya Shaqqila usai dilepaskan Polda Jawa Timur, Minggu (6/1/2019)

Menurutnya, masyarakat patut mencurigai hukum kepolisian lantaran dalam hal ini, polisi seperti mengistimewakan terduga pengguna jasa prostitusi online.

“Publik patut akan curiga, ada apa polisi dengan si penyewa kenapa si penyewa begitu diistimewakan polisi dan begitu mudahnya polisi mempermalukan VA ke publik,” tutur Neta.

Karena itu, Neta menilai ada deskriminasi hukum dalam kasus ini. Terlebih terduga pengguna jasa prostitusi seperti dilindungi pihak kepolisian.

“Tidak seperti kasus VA, sang artis diekspose dan dipermalukan habis-habisan, sementara si lelaki pemakai tidak tersentuh dan aman-aman saja seperti dilindungi polisi,” tuturnya.


BACA:

5 Fakta Janggal Penangkapan Vanessa Angel, Jebakan Teman Artis dan Foto Bugil

Vanessa Angel Ditangkap Saat Wik Wik Ah Ah, Avriellya Shaqilla Batal Beraksi

“Sikap diskriminasi polisi dalam kasus VA sangat mencolok dan polisi lebih berpihak pada lelaki pemakai VA,” papar Neta.

Untuk diketahui, usai menjalani pemeriksaan 1 x 24 jam pasca ditangkap, Vanessa Angel dan Avriellya Shaqqila dibebaskan dan hanya berstatus sebagai saksi.

Status tersebut juga disematkan polisi kepada R, pengusaha yang disebut-sebut menjadi ‘pembeli’ Vanessa senilai Rp 80 juta sekali kencan.

Sempat diperiksa, R kemudian dilepaskan polisi tanpa diketahui publik siapa sejatinya pria berusia 45 tahun tersebut.