Bantah Eksepsi Billy Sindoro, JPU KPK Minta Hakim Fokus Materi Perkara

JPU KPK membacakan eksepsi atas pledoi tim kuasa hukum Billy Sundoro di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (2/1/2018). Foto Arif PojokSatu.id
JPU KPK membacakan eksepsi atas pledoi tim kuasa hukum Billy Sundoro di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (2/1/2018). Foto Arif PojokSatu.id

POJOKSATU.id, BANDUNG – Sidang lanjutan kasus suap perizinan meikarta, dengan agenda tanggapan atas eksepsi pengacara terdakwa Billy Sindoro, Rabu (2/1/2019) berlangsung cukup singkat.

Sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung itu hanya berlangsung lebih kurang 40 menit saja.

Dalam sidang lanjutan itu, tim penasehat hukum dari Billy Sindoro, ‎Taryudi dan Henry Jasmen mendengar tanggapan JPU KPK.

Selain ketiga terdakwa, dihadirkan juga terdakwa lainnya yaitu Fitradjadja Purnama.


Namun Fitradjadja tidak mengajukan eksepsi seperti tiga terdakwa lainnya yang keberatan terhadap materi dakwaan jaksa.

Tanggapan penuntut umum KPK dibacakan sebagai bergantian oleh Yadyn dan Taufik Ibnugroho.

Salah satu yang ditanggapi adalah soal dakwaan JPU KPK yang dianggap penasehat hukum terdakwa kabur dan tidak jelas.

“Bahwa surat dakwaan penuntut umum sudah uraikan perbuatan terdakwa dengan cermat baik dari sikap batin hingga perbuatan pidana dari terdakwa untuk menilai sikap perbuatan terdakwa,” kata Yadyn membacakan eksepsi.

Menurutnya, dakwaan yang disampaikan JPU KPK sudah memberikan gambaran ‎detail soal perbuatan terdakwa dalam perbuatan dugaan korupsi.

“Dakwaan sudah memberi gambaran mengenai apa, di mana, bagaimana, akibat tindak pidana, dan aturan pidana. Termasuk yang mengatur serta apa yang mendorong ‎perbuatan pidana dari terdakwa,” paparnya.