Fakta e-KTP Duren Sawit Sengaja Dibuang, Pelaku Orang Dalam Kemendagri?

Ipit Purwanto memperlihatkan e-KTP yang dibuang di Duren Sawit.
Ipit Purwanto memperlihatkan e-KTP yang dibuang di Duren Sawit.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Temuan ribuan keping e-KTP dalam karung beras di Jalan Jalan Bojong Rangkong, Pondokopi, Duren Sawit, Jakarta Timur pekan lalu, memicu tanya banyak pihak.


Pasalnya, bukan kali ini saja hal serupa terjadi. Sebelumnya, pun sudah pernah terjadi.

Akan tetapi, Kemendagri meyakini, ribuan e-KTP tersebut sengaja dibuang oleh oknum tertentu. Bukan secara tidk sengaja tercecer.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh.


BACA:

Catat, Kalau ada Pemilih Ganda di e-KTP Duren Sawit, Tjahjo Kumolo Siap Dipecat

Ribuan E-KTP di Duren Sawit Pidana Murni, Yakin?

Komen Sandiaga Uno soal Habib Bahar Gak Enak Banget, Mabes Polri Balas Begini

Yusril Sarankan Jokowi Maafkan Habib Bahar dan Hapus Kasusnya, Setuju?

“Kami menyebutkan ini adalah KTP-el yang dibuang, bukan tercecer, karena ini memang sengaja dibuang,” jelas Zudan di Duren Sawit di Mabes Polri, Jakarta, Senin (10/12/2018).

Salah satu alasan yang menjadi keyakinannya adalah kondisi karung dan blanko e-ktp tersebut.

“Karungnya masih bagus, blangkonya masih bagus, belum pernah terkena air hujan. dDiletakkan dipinggir jalan yang orang cepat melihat itu,” bebernya.

Karena itu, pihaknya tak setuju jika dokumen negara itu tak sengaja tercecer.

“Kalau tercecer dipastikan jatuh berhamburan. Tapi ini masih utuh di dalam karung,” jelasnya.

BACA:

Fix, Ahok Bebas 24 Januari 2019, Kok Bisa?

Jangan Diimajinasikan Soeharto Mendukung Prabowo Yah

Ahmad Dhani Minta Dibebaskan, Gak Mau Dipenjara

Imparsial Beberkan Deretan Pelanggaran HAM era Orde Baru Pimpinan Soeharto, Mengerikan!

Atas fakta-fakta itulah, pihaknya meyakini bahwa ribuan blanko tersebut sengaja dibuang.

“Sekarang kami sedang mendalami, siapa yang buang dan berasal dari mana,” terangnya.

Ia menjelaskan, semua temuan di lapangan terkait e-KTP bukan berasal dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal itu dapat dipastikan lantaran semua blangko yang tidak terpakai maupun KTP-el yang rusak atau invalid semua sudah dipotong pada bulan Mei 2017 yang lalu.

“Karena itu, kami sedang melakukan penyelidikan bersama teman-teman di Polri untuk mengetahui darimana sumber KTP-el yang dibuang ini,” pungkasnya.

BACA:

Komnas HAM Desak Jokowi Usut Pelanggaran HAM Masa Lalu, Prabowo Diseret Lagi

Tantang Semua Parpol Pendukung Jokowi-Ma’ruf, Gerindra Klaim Parpol Paling Transparan

Soroti Penegakan HAM Era Jokowi, Kubu Prabowo-Sandi Gak Punya Cermin?

Hasil Survei LSI Membuktikan, Rakyat Makin Puas Kinerja Jokowi, tapi Hukum Bikin Miris

Diberitakan PojokSatu.id sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo siap bertanggungjawab jika ada pemilih ganda dalam temuan ribuan keping blanko e-KTP tersebut.

Bahkan, ia menegaskan siap dipecat dari jabatannya jika memang temuan e-KTP terbukti melahirkan pemilih ganda di Pemilu 2019.

Tjahjo menyatakan, ribuan e-KTP yang ditemukan di dalam karung beras itu sudah tidak lagi datanya.

Demikian disampaikan Tjahjo di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (10/12/2018).

“Dijamin enggak akan ada (data pemilih ganda). Saya tanggung jawab, saya siap dipecat kalau ada satu nama pun, satu data pun yang tercecer menggangu konsolidasi ini,” kata Tjahjo

BACA:

Survei Menunjukkan, Warga Anggap Korupsi Banyak di Pemerintah Pusat

Dukung Jokowi-Ma’ruf, Ketua PAN Langsung Ditendang Partai

Sri Mulyani Diragukan Komisi XI, “Pendapatan Negara Bagus tapi Ekonomi Tidak, Duit Darimana?”

Kantor Dikepung Sambil Diteriaki “Anies, Anda Sama Saja dengan Jokowi Pro Penindasan”

Tajhjo memastikan, meski sudah beberapa kali ditemukannya e-KTP yang dibuang di sembarang tempat. Dia memastikan tidak ada daftar pemilih tetap ganda.

“Tidak akan mungkin, karena DPT itu fix by name by adress, terdata dengan rapih. Kalau toh ada yang tidak terdata mungkin dia punya KTP ganda,” ucapnya.

Politikus PDIP ini menyebut, dibuangnya e-KTP kadarluasa itu dilakukan oleh oknum yang diduga orang dalam Kemendagri.

BACA:

Motif Politik di Balik KTP El yang Tercecer di Duren Sawit, Mencurigakan

Kemendagri Bakal Temui Kabareskrim, KTP El Tercecer Ada Potensi Konspirasi Jelang Pilpres?

Saat ini, pihaknya bersaa kepolisian tengah berupaya mencari siapa pelaku dan motifnya membuang data identitas warga tersebut.

“Sekarang sedang diusut oleh polisi, ini cetakan 201. Kok dibuang sekarang, motifnya apa dibuang sekarang,”

“Pastinya ini ada alasannya, apa dia di perintah atau mengganggu isu ini, kita serahkan ke polisi,” pungkasnya.

(jpg/ruh/pojoksatu)