Soal Napi Keluyuran, Kalapas Sukamiskin Nyatakan Sekarang Dipantau Pake GPS

Lapas Sukamiskin, Bandung. Foto via rmol
Lapas Sukamiskin, Bandung. Foto via rmol

POJOKJABAR.id, BANDUNG- Narapidana kasus korupsi terus menjadi sorotan. Bahkan saat kasus sidang dengan terdakwa mantan Kalapas Sukamiskin, Rabu pekan lalu terungkap sejumlah perilaku napi korupsi tersebut.


Fakta ini mencuat, pasca sidang dakwaan oleh Jaksa KPK dalam kasus suap mantan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husein, Rabu pekan lalu.

Para narapidana tersebut, dalam dakwaan jaksa KPK memanfaatkan alasan sakit agar bisa keluar Lapas.

Kepala Lapas Sukamiskin, Tejo Herwanto memastikan bahwa sejak kasus suap terungkap suasana disini berubah.


“Sesuai intruksi pimpinan, pola dan sistem sudah berubah,” jelasnya, senin (10/9).

Tejo menambahkan, untuk napi yang melakukan pengecekan kesehatan diluar Lapas, kini semakin diperketat pengawasannya.

“Selain pengawasan administrasi seperti riwayat sakit, pengawasan dilakukan dengan pengecekan melalui GPS,” jelasnya.

Pengawal napi yang tengah berobat diluar Lapas, harus mengirim posisi GPS kepada pihak Lapas.

“Ini kita terapkan, pasca kasus suap bulan Juli lalu. Dan ini baru diterapkan di Lapas Sukamiskin,” terangnya.

(Arf/pojoksatu)