Hadapi Revolusi Industri 4.0, Pemprov Jabar Bangun Desa Digital

Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil. (FOTO : Humas Pemprov Jabar)
Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil. (Foto : Humas Pemprov Jabar)

POJOKSATU.id, Bandung – Pemerintah Daerah Provinsi (Pemda Prov) Jawa Barat tengah menyiapkan sebuah lompatan transformasi peradaban di Jawa Barat dengan membangun purwarupa Desa Digital di Desa Losarang Kab. Indramayu yang akan diluncurkan pada Senin (8/12/18) mendatang.


Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Desa Digital adalah bagian dari skenario Jawa Barat yang siap menghadapi revolusi industri 4.0.

Menurutnya, lewat program itu masyarakat desa bisa memanfaatkan aplikasi digital untuk meningkatkan pendapatan serta mengembangkan potensinya.

Emil, sapaan akrabnya, menjelaskan dengan hadirnya program Desa Digital masyakat desa bisa menjadi lebih produktif.


“Tak hanya urusan wifi-wifi tapi mengubah cara berdagang, mengubah cara berkomunikasi, memetakan potensi, mempromosikan wisata desanya melalui sebuah digital ekosistem,” ujarnya saat berbicara pada Leaders Talk, di Bandung, Jumat, (28/9/18).

Para petani, tambah Emil, nanti bisa berdagang secara online. “Petani akan dilatih supaya melek terhadap digital commerce. Berdagang murah dengan aplikasi mudah,” tuturnya.

Untuk mewujudkannya, Pemda Prov Jabar menggandeng eFishery bersama dengan Telkomsel, PT Suri Tani Pemuka, Bank bjb, dan Telkom University untuk berkolaborasi dalam mengembangkan sektor budidaya perikanan dengan menghadirkan Kampung Perikanan Digital di Desa Losarang, Kabupaten Indramayu.

Kampung Perikanan Digital didukung oleh penerapan teknologi NB-IoT (Narrowband Internet of Things) dari Telkomsel pada alat automatic fish feeder dari eFishery yang menggunakan pakan ikan dari PT Suri Tani Pemuka (STP) di kolam-kolam ikan untuk meningkatkan efisiensi pakan serta mempercepat siklus panen ikan.