Orasi di Reuni 212, Tengku Zulkarnain Anggap Pembangunan Infrastruktur seperti Penjajah

Wasekjen MUI Ustadz Tengku Zulkarnain/jawa pos
Ustadz Tengku Zulkarnain

POJOKSATU.id, JAKARTA – Aksi reuni 212 yang digelar di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018) diisi dengan berbagai acara.


Mulai dari orasi, sampai dengan siaran live streaming ceramah Habib Rizieq Shihab.

Salah satunya, orasi datang dari Ustad Tengku Zulkarnain.

BACA:


Tengku Zulkarnain Orasi di Reuni 212, Suruh Massa Pilih Prabowo-Sandi?

Massa Reuni 212 Tahun Ini Lebih Banyak Dibanding 2016, PPP: Wajar, Mobilisasi Massa

Aksi Reuni 212 Agenda Negara Superpower Jadikan Indonesia seperti Libya, Suriah dan Yaman?

Menurut Tengku, era kepemimpinan nasional saat ini banyak keliru dan menggunakan logika terbalik dalam memaknai suatu hal.

“Saat ini banyak tukang pelintir. Katanya Indonesia itu merdeka kalau bikin jalan. Ini hanya jalan tol, udah gitu bayarnya mahal lagi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Wasekjen MUI Ustad itu menegaskan, persamaan antara penjajah dahulu dan hari ini yakni sama-sama suka membangun jalan.

BACA:

Reuni 212 Tahun Ini Sudah Melempem, NU-Muhammadiyah saja Ogah

Disusupi Pendukung Jokowi-Ma’ruf dari Dalam, Ketahuan Panitia Reuni 212 Ternyata Tim Prabowo-Sandi

Gak Sadar Sudah Disusupi Ribuan Pendukung Jokowi-Ma’ruf Mengamati dari Dalam!

“Dulu penjajah Belanda juga bangun jalan 1.000 KM dari Anyer-Panarukan. Kita bukan mau merdeka dari penjajah,” tegasnya.

“Nah yang sekarang malah bangun-bangun jalan serta pelabuhan,” lanjutnya.

Menurutnya, Indonesia bisa menjadi menjadi negara yang maju dan sejahtera di massa yang akan datang.