Kasus Dahnil Politis, Sengaja Dijatuhkan Terkait Muktamar Pemuda Muhammadiyah

Dahnil Anzar Simanjuntak dalam pembukaan Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVII di Yogyakarta
Dahnil Anzar Simanjuntak dalam pembukaan Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVII di Yogyakarta

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kasus dugaan korupsi dana Perkemahan Pemuda Islam (PPI) yang menyeret nama Dahnil Anzar Simanjuntak ditengarai bersifat politis.


Indikasinya, kasus itu mencuat saat mendekati Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVII yang digelar di Yogyakarta mulai hari ini, Senin (25/11/2018).

Demikian disampaikan Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto kepada kKantor Berita Politik RMOL (Grup Jawa Pos-PojokSatu.id), Senin (25/11).

BACA:


Nggak Tahu Terimakasih, Dahnil: Mau Bantu Jokowi, Kami Malah Dikerjai Polisi

Dahnil Curhat, Bantu Jokowi Malah Dikerjai Polisi

Balas Ocehan Istri Dahnil, Imam Nahrawi Curiga Internal PP Muhammadiyah Bermain

Hal lain yang menjadi indikasi kecurigaannya adalah, posisi Dahnil sebagai Koordinator Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

“Saya rasa ada nuansa politis di balik kasus ini,” kata aktivis mahasiswa 98 itu.

Menurut dia, wajar saja jika publik curiga karena penyidikan dana PII berdekatan penyelenggaraan Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVII.

BACA:

Prabowo Subianto Tak Bisa Kredit ke Bank Indonesia, Gerindra: Lupa Kata ‘di’

Suka Pidato Lama Berjam-jam, Prabowo Subianto Ngaku Capek dan Gak Dikasih Honor

Benarkah Rocky Gerung Terlibat Hoax Ratna Saumpaet?

Ada kekhawatiran Dahnil terpilih lagi dalam hajatan akbar Pemuda Muhammadiyah itu.

“Ada sangkutan dengan hajat Muktamar Pemuda Muhammadiyah. Ada calon kuat yang tidak didukung penguasa,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi akhirnya menanggapi kritikan yang disampaikan Heni Novitasari, istri Dahnil Anzar Simanjuntak.