Ridwan Kamil Serahkan Penghargaan LPPD Kepada Kota/ Kabupaten/ Kecamatan dan Perangkat Daerah Berprestasi

Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil, memberi penghargaan terhadap peringkat dan status kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPD) kepada Kota/ Kabupaten/ Kecamatan dan Perangkat Daerah yang berprestasi paling tinggi tingkat Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Acara penyerahan penghargaan dilakukan di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Selasa (13/11/2018). (FOTO : Humas Pemprov Jabar)
Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil, memberi penghargaan terhadap peringkat dan status kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPD) kepada Kota/ Kabupaten/ Kecamatan dan Perangkat Daerah yang berprestasi paling tinggi tingkat Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Acara penyerahan penghargaan dilakukan di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Selasa (13/11/2018). (FOTO : Humas Pemprov Jabar)

Ada tiga level birokrasi, lanjut Emil, yakni birokrasi level satu, yakni birokrasi yang hanya perpatokan pada aturan, mengikuti aturan birokrasi saja.

Sementara masalah berhasil tidak berhasil suatu program, komplain atau tidak komplennya masyarakat yang dilayani, tak jadi acuan. Karena hanya kaku pada satu aturan.

Kedua, sambung Emil, ada level birokrasi performa, pada level ini birokrat memberi apresiasi kepada yang bekinerja baik, dan memberiĀ  motivasi pada yang kurang.

“Tapi ini masih belum canggih karena masih menganggap urusan pembangunan urusan birokrat saja,” ujarnya.


Emil berharap, Pemerintah daerah saat ini menjalankan level birokrasi ketiga yaitu birokrasi dinamis. Artinya ada satu tujuan pembanguan, yang bisa diwujudkan bersama- sama.

“Satu mimpi pembangunannya, bisa dilakukan oleh siapa saja,”

Conrohnya kata Emil, Pada saat APBD tidak mencukupi untuk menjalankan suatu program, seorang birokrat janganlah berdiam diri. Namun, carilah jalan lain, tentu yang tak menyalahi perundang- undangan.

Celah tersebut bisa dilakukan dengan pola kerjasama, kesepakatan, kesepahaman, ataupun persahabatan antar daerah, antar lembaga, maupun jalan lain yang dimungkinkan.

(*/dia/pojoksatu)