Buntut Tampang Boyolali, Advokat Pendukung Prabowo Pidanakan Bupati Boyolali

Bupati Boyolali Seno Samodra imbau warga Boyolali tak pilih Prabowo di Pilpres 2019
Bupati Boyolali Seno Samodra imbau warga Boyolali tak pilih Prabowo di Pilpres 2019

Seno menilai, apa yang dilakukan mantan menantu Presiden Soeharto itu sebagai sebuah tindakan yang tidak bisa dimaafkan lagi.

Pasalnya, Prabowo telah menyakiti perasaan seluruh masyarakat Boyolali tanpa terkecuali.

Padahal, selama ini banyak warga dari Boyolali yang sukses. Sehingga apa yang disampaikan Prabowo tersebut sebagai sesuatu yang sangat melecehkan.


“Maka dalam forum ini kita sepakat untuk tidak memilih Prabowo dalam Pilpres. Dan saya sampaikan pesan kepada warga Boyolali dimanapun berada untuk tidak mencoblos Prabowo,” ucapnya.

BACA:

Dipolisikan Gegara Pidato ‘Tampang Boyolali’ Prabowo Curhat: Itu Bercanda, Bingung Saya

Ribuan Warga Demo Prabowo, Andi Arief: Mungkin Order dari Jakarta

Prabowo Diprotes, Andi Arief Ungkap Ada Pesanan dari Jakarta

PAN Komentarin Pidato Prabowo, ‘Tampang Boyolali’ Itu Kenyataan Hidup

Andi Arief Tantang Prabowo Minta Maaf, “Mereka Akan Jadi Rakyat Anda”

Prabowo Dipolisikan, Disebut Gara-gara Pidato SARA Ini, Lihat Videonya

Sebelumnya, Prabowo juga sudah dipolisikan ke Polda Metro Jaya oleh seorang warga Boyolali yang berdomisili di Jakarta.

Laporan tersebut diterima dengan Nomor: LP/6004/XI/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 2 November 2018.

Dalam laporan itu Prabowo diduga mendistribusikan informasi elektronik yang bermuatan kebencian.

Dia dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45A ayat 2 UU RI Nomor 19 tentang ITE dan atau Pasal 4 huruf b angka 2 Juncto Pasal 16 UU RI Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau Pasal 156 KUHP.‎

(fir/pojoksatu)