Buntut Tampang Boyolali, Advokat Pendukung Prabowo Pidanakan Bupati Boyolali

Bupati Boyolali Seno Samodra imbau warga Boyolali tak pilih Prabowo di Pilpres 2019
Bupati Boyolali Seno Samodra imbau warga Boyolali tak pilih Prabowo di Pilpres 2019

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pidato ‘tampang Boyolali’ Prabowo Subianto terus menuai polemik. Bahkan, pidato itupun sudah dilaporkan ke polisi.


Laporan itu dibuat oleh salah satu warga Boyolali yang tinggal di Jakarta ke Polda Metro Jaya, dengan dugaan penyebaran ujaran kebencian.

Di sisi lain, belasan ribuan warga Boyolali turun ke jalan memprotes pernyataan capres nomor urut 02 itu.


Tak hanya itu, Bupati Boyolali Seno Samodra yang juga tak terima pun menyerukan seluruh warga Boyolali agar tak memilik Prabowo di Pilpres 2019 mendatang.

BACA:

Sindiran Sangat Pedas PSI untuk Prabowo: Tampang Rakyat Kecil kok Dipakai Bahan Bercandaan

Eh…Ternyata Sandiaga Uno Niru Gaya Jokowi

Pidato Tampang Boyolali Prabowo Diprotes Belasan Ribu Warga, Gerindra: Itu Bentuk Keakraban

Prabowo-Sandi Dapat Permintaan dari Habib Rizieq, cuma Bisa Bantu Lewat Doa

Panas! Hidayat Nur Wahid Tuntut Prabowo, “PKS Banyak Sekali Mengalah untuk Gerindra”

Seruan itu kemudian berbuntut pelaporan Seno ke Baswaslu RI karena dianggap telah merugikan pasangan capres-cawapres dari koalisi oposisi tersebut.

“Nanti kita akan laporkan ke Bawaslu sekitar jam 15.00 WIB,” kata anggota Advokat Pendukung Prabowo, Yunico Syahrir dalam keterangan tertulis, Senin (5/11/2018).

Seruan Bupati Boyolali itu, kata Yunico, diduga telah melanggar tindak pidana pemilu.

Karena itu, ia meminta kepada bawaslu agar Seno Samodra diproses sesuai dengan UU Pemilu.