Ditanya Kenapa Laporkan Gaji Pilot cuma Rp3,7 Juta, Lion Air Gak Bisa Jelaskan

Bhavye Suneja
Bhavye Suneja (kiri) Pilot Lion Air JT 610 yang Jatuh di Tanjung Karawang. IST/FACEBOOK

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gaji Pilot Lion Air JT-610 yang dilaporkan cuma Rp3,7 juta membuka fakta dan masalah baru.

Namun manajemen maskapai penerbangan itu membantah gaji pilot asing di maskapai mereka hanya Rp3,7 juta saja per bulan.

“Untuk pilot asing Rp135 juta hingga Rp165 juta,” tegas Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro kepada Jawa Pos kemarin.

BACA:


Kemenhub Cuma Bebastugaskan 4 Direksi Lion Air, Tak Sampai Dipecat, Masih Gak Berani?

FDR Black Box Ditemukan, Begini Rencana Pencarian Kotak Hitam Percakapan Pilot Lion Air

Cerita Pengangkat Black Box Lion Air JT-610, Sempat Putus Asa, Serpihan Pesawat Dimana-mana

Dia menjelaskan, angka sebesar itu sudah termasuk segala macam tunjangan.

Gaji yang diterima pilot bukan hanya gaji pokok. Ada pula tambahan dari jumlah penerbangan pada bulan tersebut.

Selain itu, pilot mendapat asuransi dari maskapai sesuai dengan perjanjian kerja yang ditandatangani pada awal.

BACA:

Nah Loh, Kemenhub Minta Direksi Lion Air Dibebastugaskan, Pertanda Apa?

Direktur Teknik Lion Air Dipecat, Polda Metro Siap Gerak, Tunggu KNKT

Sudah Diangkat, Lha Kok Black Box Lion Air JT-610 Malah Dimasukan dalam Air Laut?

Danang mengungkapkan, gaji pilot asing lebih besar daripada pilot dalam negeri.

Untuk pilot ‘lokal’, gaji pokoknya sekitar Rp30 juta per bulan. Jika ditambah tunjangan jam terbang, besarannya bisa mencapai Rp80 juta.

Gaji pilot asing di Lion Air sempat memicu kontroversi.