Nah Loh Ketahuan, Ada Kejanggalan Gaji Pilot Lion Air JT-610

Keluarga pilot Lion Air JT-610 langsung datang dari India
Keluarga pilot Lion Air JT-610 langsung datang dari India

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, membuka kejanggalan dan fakta baru.

Diketahui, ternyata gaji pilot asal India itu hanya Rp3,7 juta.

Jumlah itu jauh lebih kecil daripada gaji kopilot yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan yang mencapai Rp20 juta.

BACA:


Jannatun Cintya Dewi, Langganan Beasiswa, Selalu Berusaha Jadi yang Terbaik untuk Keluarga

Ternyata Jannatun Cintya Dewi akan Menikah Bulan Depan, Calon Suami dari Sukabumi

15 Menit usai Istigosah, Jenazah Jannatun Cintya Dewi Bisa Diidentifikasi

Selain itu, dari 189 korban kecelakaan, baru ditemukan 31 peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menuturkan, data gaji pilot yang jauh lebih kecil daripada kopilot itu begitu mencolok.

BPJS pun telah mengecek kebenarannya. Hasilnya, Lion Air memang melaporkan gaji pilot hanya Rp3,7 juta.

BACA:

Lokasi Black Box dan Badan Lion Air JT-610 Ditemukan, Turunkan Jangkar, Tunggu Izin dari Pertamina

Guru Ungkap Curhat Pramugari Lion Air Alfiani Sehari sebelum Tragedi

Update Jenazah Korban Lion Air JT-610 Rabu Malam, Sudah 53 Kantong Jenazah

“Jumlah gaji itu berdasar laporan perusahaan,” katanya.

Dengan begitu, keluarga pilot akan dirugikan. Sebab, bila seharusnya bergaji Rp30 juta.

kalau dilaporkan hanya Rp 3,7 juta, bantuan kecelakaan kerjanya hanya 48 x Rp 3,7 juta.