Kisah Pilu PNS Hamil: Suami dan Anak Naik Lion Air JT 610 Sepulang Nonton Indonesia vs Jepang

Putri ,PNS Hamil yang suami dan anaknya jadi korban tragedi Lion Air
Putri ,PNS Hamil yang suami dan anaknya jadi korban tragedi Lion Air

POJOKSATU.id, BANGKA – Putri, salah satu PNS di Dinas Penanaman Modal Daerah dan PTSP Bangka Belitung (Babel) tak mampu menahan air matanya.

PNS hamil ini sedang berduka. Suami dan anak sulungnya jadi korban tragedi pesawat Lion Air 610 yang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin 29 Oktobes 2018.

Dengan wajah pucat dan tertunduk lesu, Putri tak henti-hetinya meneteskan air mata. PNS yang sedang hamil tua ini didampingi sang bunda. Sesekali Putri menghapus linangan air mata yang menetes di pipinya.

Putri tak menyangka suaminya, Wahyu Adila dan anak sulunya Serda (4) menjadi korban pesawat Lion Air JT- 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang. Suaminya merupakan wirausahawan di Pangkalpinang.

BACA: 24 Kantong Jenazah Korban Lion Air JT 610 Tiba di RS Polri, Begini Kondisinya

Awalnya, Wahyu Adila dan anak sulungnya bertolak ke Jakarta pada Sabtu pagi (28/10) untuk menonton pertandingan sepak bola Piala AFC U-19 antara Indonesia vs Jepang di Gelora Bung Karno Jakarta.

Wahyu sempat meminta izin kepada istrinya untuk membawa anak keduanya yang masih belum bisa berjalan untuk ikut bersamanya. Namun hal tersebut urung dilakukan.

“Semalam itu keluarga masih sempat berkomunikasi lewat telepon, si Serda memang sedang bersama ayahnya di GBK Jakarta dan sedang makan es krim,” ujar keluarga Putri lainnya yang juga ikut mendampinginya di salah satu Posko Krisis yang disediakan di sayap kiri gedung Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

BACA: Cerita Istri Korban Lion Air JT-610: Suami Selfie di Pesawat, Hadiri 100 Hari Kematian Ibu

Atas musibah ini, Putri dan keluarga tampak sangat terpukul. Putri dan keluarga tetap berharap ada keajaiban buat sang suami dan anak sulungnya.

Seusai diverifikasi oleh tim Basarnas dan Lion Air, Putri didampingi keluarganya pun langsung bertolak ke Jakarta untuk ikut melihat proses evakuasi keluarganya tersebut.

(lya/babelpos/pojoksatu)

Loading...