Kapolsek Bendahara Langsung Dicopot, Diduga Ada Kesalahan Prosedur Tahanan Meninggal

Ratusan warga menyerbu merusak dan membakar Polsek Bendahara. Foto ist
Ratusan warga menyerbu merusak dan membakar Polsek Bendahara. Foto ist

POJOKSATU.id, ACEH – Polsek Bendahara, Aceh Tamiang, Aceh, diserbu oleh ratusan warga mengamuk. Tak hanya itu, warga juga lantas membakar habis kantor polsek tersebut.


Warga yang sudah tak bisa ditahan lagi itu juga menyasar sepeda motor dan mobil yang terparkir hingga api membumbung tinggi.

Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Misbahul Munauwar membenarkan kabar tersebut.

Misbahul menyampaikan, aksi kemarahan warga itu diduga dipicu meninggalnya seorang tahanan yang juga merupakan warga setempat.


BACA:

Warga Ngamuk Menyerbu, Polsek Bendahara Dibakar, Ini Videonya

Warga itu ditangkap pada Senin (22/10) malam karena tersangkut peredaran sabu.

“Ditangkap dengan barang buktinya. Tersangka sempat menjalani pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara,” jelasnya.

Akan tetapi, tersangka berinisal A (31) warga Desa Tanjung Keuramat, Kecamatan Banda Mulia, Aceh Tamiang itu kemudian meninggal pada Selasa (23/10/2018) pagi.

“Apakah tersangka lari atau bagaimana, yang jelas tersangka meninggal dunia. Ini diduga ada kesalahan prosedur. Itu pula sikap Kapolda mengusut tuntas insiden itu,” beber Misbahul.

BACA: Polsek Bendahara Dibakar Warga Diduga Dipicu Tahanan Meninggal

Selang beberapa jam kemudian, ratusan warga sudah berbondong-bondong dan menyerang Polsek Bendahara.

“Masyarakat langsung menyerang Polsek, merusak dan membakar sejumlah motor,” katanya.