Bupati Bekasi Ditangkap KPK sampai Nyamuk Mati aja, Jokowi yang Disalahkan

Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin
Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap proses perizinan pembangunan Meikarta.

Neneng diduga menerima suap Rp7 miliar dari yang dijanjikan Direktur Operasional Lippo Grup, Billy Sindoro.

Billy sendiri juga sudah ditetapkan sebagai tersangka pemeberi suap dalam kasus tersebut.

Di sisi lain, Neneng juga diketahui merupakan anggota Tim Kampanye Nasional Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin untuk Pilpres 2019.


BACA:

Negara Dijalankan Ugal-ugalan, TKN Jokowi-Ma’ruf: Prabowo Sosok Pemimpin Pesimistis

Puja-puji Anies Baswedan kepada Jokowi, Kagum Masih Mau Blusukan di Jakarta

Difitnah PKI, Jokowi Marah, “Maju Sini, Saya Beri Sepeda, Kebangetan Banget”

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding angkat bicara terkait penangkapan Neneng itu.

Ia berharap, agar tidak ada pihak yang menyalahkan Jokowi atas tindakan yang dilakukan oleh Neneng itu.

Pasalnya, apa yang sudah dilakukan Neneng itu sama sekali tak ada hubungannya dengan Mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Demikian disampaikan Karding di Posko Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2018).

BACA:

Jokowi Pimpin Negara Ugal-ugalan, Prabowo Bandingkan dengan Mantan Mertuanya

Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi Akan Bersatu di Hari Santri Nasional, Diundang Melakukan Ini

Tim Jokowi-Ma’ruf Pelopori Rekening Publik Dana Kampanye, Ini Misi Sebenarnya

“Kalau ada bupati yang ditangkap atau pejabat ditangkap jangan semuanya disalahkan Pak Jokowi. Sangat tidak fair jika nyamuk mati pun Pak Jokowi disalahkan. Nggak bisa itu,” ujarnya.

Menurutnya, seorang kepala daerah yang mendukung Jokowi dan tersangkut masalah korupsi, maka itu adalah masalah pribadi orang itu sendiri.

Karena itu ia menegaskan bahwa masalah pribadi kepala daerah bersangkutan sama sekali tak terkait dengan Jokowi maupun koalisi.