Kasus Fadli Zon Diproses Polisi, Rian Ernest Mantan Staf Ahok Senang

Rian Ernest

POJOKSATU.id, JAKARTA- Mantan staf Ahok, Rian Ernest, tiba di Bareskrim Mabes Polri, Jumat (12/10) untuk memberikan keterangan terkait laporan terhadap Fadli Zon di kasus video ’Potong Bebek Angsa’ versi Fadli Zon di Twitter.


Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Rian Ernest , tiba di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Jakarta, sekitar pukul 09.00 WIB.

Dia mengatakan, pemanggilan ini sebagai tindak lanjut laporannya kepada Fadli Zon. Laporan itu bernomor : LP/B/1189/IX/2018/BARESKRIM tanggal 25 Sepetember 2018.


“Sebenarnya bukan diperiksa tapi lebih ke wawancara interview karena saya pelapornya,” kata Ernest kepada wartawan di Bareskrim.

Pemanggilan ini disebutnya sebagai pemanggilan pertama. Ia juga tidak membawa bukti-bukti baru. Ia hanya membawa bukti lama seperti saat melaporkan Fadli Zon ke Bareskrim Mabes Polri pada 25 September lalu.

“Paling mengulang kembali apa yang saya laporkan, misalkan cuitan Bang Fadlii tanggal 21, jam berapa, apa saja cuitanya gitu lalu kenapa saya melaporkan,” ucapnya.

Ernest berharap pihak kepolisian dapat profesional menyelesaikan kasus itu. Ia juga berharap agar Fadli Zon tidak menyebar kabar-kabar yang bisa membuat keonaran lagi.
Ia juga merasa muak atas tingkah laku Fadli Zon, terutama terkait video dan lagu ‘Potong Bebek Angsa’ yang telah diubah liriknya oleh Fadli Zon ini.

Seorang pimpinan DPR RI tidak boleh berprilaku seperti itu.

Sebelum melaporkan Fadli, Ernest juga menyebut sempat berdiskusi dengan Fadli di salah satu acara di stasiun televisi.

Sebelumnya, Fadli Zon di Twitter mengunggah video yang menampilkan 3 pria dan 6 perempuan berhijab memakai seragam biru dan hitam serta topeng penguin.
Mereka membentuk formasi tarian. Mereka berjoget diiringi lagu ‘Potong Bebek Angsa’ yang telah diubah liriknya oleh Fadli Zon.

 

(ral/dtc/pojoksatu)